Pemkab Kendal Lirik Hasil Karya Mahasiswa KKN untuk Pengembangan Daerah
- 20 Jul 2026 15:55 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal - Pemerintah Daerah Kendal akan menindaklanjuti hasil karya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Semarang, agar memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, saat Parade Expo KKN PPM ke-28 Universitas Semarang yang digelar di Alun-alun Kendal, Senin, 20 Juli 2026.
Parade Expo KKN meliputi 34 stan dari masing-masing kelompok mahasiswa USM yang melakukan kegiatan KKN di wilayah Kecamatan Kendal dan Brangsong. Parade Expo KKN juga diikuti pelaku UMKM dari Kecamatan Kendal dan Brangsong.
Bupati Kendal mengatakan, produk-produk hasil kreasi dan inovasi yang dipamerkan pada Parade Expo KKN PPM USM sangat luar biasa. Produk karya mahasiswa tersebut banyak yang memanfaatkan kearifan lokal, dan memberikan solusi permasalahan di masing-masing wilayah KKN.
"Saya lihat bagus-bagus. Selain produk UMKM, juga ada alat press sampah dan alat deteksi dini banjir yang bisa dimanfaatkan," katanya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USM, Prof Dr Mudji Astuti Handajani mengatakan, tugas mahasiswa KKN ialah membantu peningkatan pemberdayaan masyarakat. "Kegiatan KKN ada pelatihan-pelatihan dan pendampingan pelaku UMKM," ujarnya.
Prof Mudji Astuti berharap, hasil kerja mahasiswa KKN bisa ditindaklanjuti untuk pemberdayaan masyarakat. "Kami dari siap berkolaborasi untuk menindaklanjuti hasil karya mahasiswa KKN maupun kerja sama lain dengan USM," katanya.
Sementara, mahasiswa KKN USM di Kelurahan Kalibuntu Wetan, Dika Syahputra mengatakan, salah satu pelatihan bertema tentang pemasaran secara digital, yang di dalamnya memuat materi membuat desain kemasan dan teknik pengambilan foto produk yang menarik. "Harapannya, warga bisa meneruskan apa yang sudah kami berikan melalui pelatihan-pelatihan untuk mengembangkan usahanya," ucapnya.
Ia menjelaskan, mahasiswa KKN juga sudah membuat modul-modul pelatihan yang diberikan di masing-masing kelurahan atau desa lokasi KKN. Modul-modul tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya/ maupun membuat produk UMKM untuk memulai usaha. (FR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....