Rhoma Irama: Musik Mampu Mengubah Peradaban dan Karakter Manusia
- 15 Jul 2026 21:39 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Raja Dangdut Rhoma Irama menegaskan bahwa musik bukan sekadar hiburan, melainkan memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter manusia
- Musik harus dimanfaatkan sebagai sarana yang membawa nilai-nilai positif, bukan sekadar mengejar popularitas atau hiburan semata.
RRI.CO.ID, Semarang - Raja Dangdut Rhoma Irama menegaskan bahwa musik bukan sekadar hiburan, melainkan memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter manusia. "Musik mampu membangun peradaban, hingga menjadi media dakwah dan pemersatu bangsa," kata Rhoma Irama
Rhoma dalam sambutan pelantikan DPD PAMDI Jawa Tengah periode 2026-2031 mengatakan setiap manusia memiliki naluri terhadap musik. Karena itu, musik harus dimanfaatkan sebagai sarana yang membawa nilai-nilai positif, bukan sekadar mengejar popularitas atau hiburan semata.
Ia mengungkapkan, kekuatan musik pernah menjadi pembahasan dalam sebuah konferensi internasional bertajuk International Conference on Music and Culture. Forum tersebut mengkaji bagaimana musik dapat membangun sebuah peradaban, bahkan sebaliknya berpotensi merusak nilai-nilai dalam masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Rhoma mempresentasikan makalah yang menyebut musik sebagai media informasi, komunikasi, pendidikan, persatuan, sekaligus dakwah. Menurutnya, musik memiliki tanggung jawab moral kepada Tuhan dan sesama manusia karena mampu memengaruhi perilaku pendengarnya.
Rhoma juga membagikan pengalaman saat menerima kesaksian seorang akademisi. "Sang dosen mengaku bangkit dari keterpurukan hidup setelah terinspirasi oleh pesan-pesan dalam lagu-lagu Rhoma Irama," ungkapnya
Pengalaman serupa, kata Rhoma, juga ia sampaikan saat mewakili Indonesia dalam forum internasional di Jepang. Saat itu ia menegaskan bahwa musik bukan hanya media untuk bergembira, tetapi memiliki kekuatan membentuk karakter dan moral manusia.
Karena itu, Rhoma mengajak para insan musik, khususnya pelaku dangdut di Jawa Tengah, menjaga karya-karya mereka dari unsur erotisme, lirik yang tidak mendidik, serta konten yang merusak budaya bangsa. Ia berharap musik dangdut terus menjadi pagar budaya yang menanamkan nilai-nilai Pancasila, akhlakul karimah, persatuan, dan ketakwaan kepada Tuhan di tengah derasnya arus globalisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....