Kereta Api Masih Jadi Primadona, Stasiun Batang Ramai Penumpang Selama Liburan
- 09 Jul 2026 13:26 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – Libur panjang mendorong peningkatan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Batang selama dua pekan terakhir. Kereta api Kaligung tujuan Semarang dan Tegal menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur maupun kembali beraktivitas.
Berdasarkan data Stasiun Batang, jumlah penumpang Kereta Api Kaligung mengalami kenaikan menjadi sekitar 50 hingga 70 orang per hari selama masa liburan. Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api.
Salah seorang penumpang, Otin, bersama Arif, memilih berangkat dari Stasiun Batang karena lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal orang tua mereka di Kecamatan Subah. Menurut mereka, keberadaan stasiun tersebut membuat perjalanan menuju Tegal menjadi lebih praktis dibanding harus berangkat dari Stasiun Pekalongan.
"Kemarin sudah liburan dua minggu ke kampung halaman Subah, sekarang mau balik kerja ke Tegal lewat Stasiun Batang. Ya karena kalau dari rumah orang tua lebih dekat dibandingkan harus ke Stasiun Pekalongan," ungkapnya saat ditemui di Stasiun Batang, Kamis, 9 Juli 2026.
Selain lokasi yang strategis, keduanya juga mengaku terbantu dengan program potongan harga tiket yang diberikan PT KAI pada periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Tarif Kereta Api Kaligung yang semula Rp85 ribu turun menjadi Rp59 ribu per orang selama masa promo.
"Ya harganya lumayan bisa lebih irit biaya. Membantu sekali buat pekerja seperti saya," katanya.
Hal senada disampaikan warga Kecamatan Bandar, Suritno yang rutin menggunakan layanan kereta api dari Stasiun Batang untuk bepergian ke Semarang maupun Tegal. Ia menilai keberadaan stasiun tersebut membuat perjalanan menjadi lebih efisien karena jaraknya lebih dekat dari tempat tinggalnya.
"Yang pasti jarak yang lebih dekat dari Bandar ke Semarang atau ke Tegal. Dibandingkan kalau saya harus lewat Stasiun Pekalongan pasti terlalu jauh, padahal anak kuliahnya di Semarang, jadi dekat kalau lewat Stasiun Batang," ujarnya.
Suritno juga mengaku kerap memanfaatkan Kereta Api Joglosemarkerto untuk berkunjung ke Kebumen dan daerah lainnya. Ia berharap kapasitas tempat duduk di Stasiun Batang dapat ditambah agar kenyamanan penumpang saat menunggu keberangkatan kereta semakin baik.
"Sejak ada kereta api Joglosemarkerto sering juga saya berkunjung ke Kebumen, jadi lebih mudah, ongkosnya juga lebih efisien. Cuma kalau bisa bangkunya di tambah, biar makin nyaman kalau nunggu kereta datang," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....