Polisi dan TNI Evakuasi Mortir Diduga Masih Aktif dari Rumah Warga Pudakpayung
- 07 Jul 2026 14:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Aparat kepolisian bersama TNI mengevakuasi satu buah amunisi jenis mortir kaliber 60 yang diduga masih aktif dari sebuah rumah di wilayah Pucung, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Senin, 6 Juli 2026. Evakuasi dilakukan setelah warga melaporkan penemuan benda mencurigakan tersebut kepada pihak kepolisian.
Laporan diterima sekitar pukul 11.30 WIB. Menindaklanjuti informasi itu, personel piket fungsi Polsek Banyumanik yang dipimpin Perwira Pengawas AKP S. Toni H.S. langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.
Petugas memasang garis pengamanan agar warga tidak mendekati benda yang diduga berbahaya tersebut. Langkah itu dilakukan sambil menunggu proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan saksi, mortir tersebut diduga telah tersimpan di rumah itu sejak puluhan tahun lalu. Benda tersebut awalnya ditemukan almarhum Suharto saat mencangkul sawah, kemudian dibawa pulang dan disimpan.
Keberadaan mortir baru diketahui saat rumah akan direnovasi. Seorang pekerja menemukan benda tersebut di dalam kantong plastik, lalu melaporkannya kepada pemilik rumah dan kepolisian.
Hasil pengecekan awal menunjukkan benda tersebut diduga merupakan amunisi mortir kaliber 60 yang masih aktif. Polsek Banyumanik kemudian berkoordinasi dengan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Paldam IV/Diponegoro yang dipimpin Peltu Ganet untuk melakukan evakuasi.
| Baca juga: Polisi Tindak Balap Liar JLS Pati Malam |
Tim Jihandak selanjutnya mengamankan mortir dan membawanya ke lokasi khusus milik Paldam IV/Diponegoro. Penanganan dilakukan sesuai prosedur keamanan guna mencegah risiko yang dapat membahayakan masyarakat.
Proses evakuasi selesai sekitar pukul 15.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas warga sekitar.
Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan penemuan benda mencurigakan tersebut. Menurutnya, langkah cepat warga membantu aparat menangani potensi bahaya secara profesional.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda yang diduga merupakan amunisi atau bahan peledak. Segera amankan lokasi dan laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat dilakukan penanganan sesuai prosedur oleh petugas yang berwenang. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," ujarnya.
Kapolsek juga mengajak masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap benda mencurigakan di lingkungan sekitar. Warga diminta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan dugaan amunisi atau potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....