Penelitian Seskoal Ungkap Dedikasi dr. Kariadi di Tengah Pertempuran Lima Hari

  • 07 Jul 2026 08:01 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang- Tim Peneliti Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) menelusuri kembali jejak pengabdian dr. Kariadi melalui penelitian bertajuk Kepemimpinan Kemanusiaan dr. Kariadi di Kota Pelabuhan: Studi Kasus Dedikasi Dokter di Tengah Konflik Maritim Pertempuran Lima Hari Semarang 1945. Penelitian yang berlangsung di Kota Semarang, Senin, 6 Juli 2026, itu bertujuan mendokumentasikan nilai kepemimpinan dan kemanusiaan yang diwariskan dr. Kariadi.

Kegiatan diawali di Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Semarang melalui video conference bersama ahli waris dr. Kariadi yang diwakili cucunya, Desi Medianto. Dalam pemaparannya, keluarga mengulas kembali kiprah dr. Kariadi sebelum gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan.

Pada 14 Oktober 1945 dr. Kariadi gugur setelah ditembak tentara Jepang saat menjalankan tugas memeriksa isu dugaan peracunan Reservoir Siranda, sumber air bersih utama masyarakat Semarang. Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu pemicu meletusnya Pertempuran Lima Hari di Semarang.

Dalam kesempatan itu, pihak keluarga juga berharap proses pengusulan dr. Kariadi sebagai Pahlawan Nasional dapat segera terealisasi. Harapan tersebut disampaikan setelah seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan dapat dilengkapi.

Usai kegiatan di Lanal Semarang, rombongan melanjutkan penelitian ke RSUP dr. Kariadi Semarang. Tim melakukan peninjauan monumen sekaligus audiensi dengan jajaran manajemen rumah sakit untuk melengkapi data sejarah.

Pertemuan tersebut memperkuat referensi mengenai dedikasi dan nilai kepemimpinan kemanusiaan yang diwariskan dr. Kariadi kepada bangsa Indonesia. Hadir dalam audiensi itu Direktur Layanan Operasional RSUP dr. Kariadi, Dr. dr. Ninung Rose Diana Kusumawati, Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian Sri Utami, serta Direktur Perencanaan, Organisasi, dan Umum Ir. Vivi Vira Viridianti.

Tim peneliti Seskoal dipimpin Kolonel Laut (P) Agus Prabowo bersama sejumlah perwira TNI AL lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya dokumentasi sejarah sekaligus mengangkat kembali keteladanan dr. Kariadi sebagai tenaga medis yang mengutamakan pengabdian kepada masyarakat di tengah situasi konflik.

Melalui penelitian tersebut, Seskoal ingin menghadirkan kembali nilai perjuangan dan kepemimpinan dr. Kariadi kepada generasi muda. Semangat pengabdian dan kemanusiaan yang ditunjukkan dr. Kariadi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penerus bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....