Pencairan Beasiswa Garuda Macet, 27 Mahasiswa di Pati Sempat Berhenti Kuliah

  • 06 Jul 2026 14:18 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Puluhan Mahasiswa asal Pati Nyaris Berhenti, Gegara Beasiswa Macet

RRI.co.id, Pati- Sebanyak 27 mahasiswa di Kabupaten Pati sempat menghentikan perkuliahan akibat macetnya pencairan Beasiswa Garuda sejak April 2026. Keterlambatan bantuan pendidikan tersebut memicu kesulitan ekonomi dan mengancam keberlangsungan studi para penerima.

Kuasa hukum dari para mahasiswa, Dedy Gunawan, mengatakan penghentian sementara program terjadi karena sejumlah perusahaan pendukung belum memenuhi komitmennya. Ia menyebut keterlambatan pencairan berlangsung selama tiga bulan dan berdampak langsung terhadap aktivitas perkuliahan mahasiswa.

“Sebanyak 27 mahasiswa sempat menghentikan kuliah karena kendala ekonomi selama pencairan bantuan tertunda cukup lama. Kondisi tersebut membuat mahasiswa kehilangan semangat, namun kini kembali optimistis melanjutkan pendidikan hingga selesai,” kata Dedy Gunawan.

Orang tua salah satu mahasiswa, Gito Anggoro, mengaku keluarganya harus mencari tambahan biaya untuk mempertahankan pendidikan anak selama bantuan belum diterima. “Kami merasa khawatir karena keterlambatan berkepanjangan dapat mengganggu kelangsungan pendidikan mahasiswa penerima bantuan,” ujarnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Pelaksana Tugas(Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra memastikan pemerintah daerah segera menuntaskan tunggakan pencairan beasiswa. “Pencairan tunggakan tiga bulan akan kami laksanakan minggu depan setelah seluruh proses administrasi selesai,” ujarnya.

“Kami menjamin hak penerima beasiswa tetap terpenuhi hingga tiga tahun ke depan. Sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Risma.

Untuk diketahui, program Beasiswa Garuda selama ini menopang kebutuhan pendidikan 183 mahasiswa melalui dukungan dana CSR perusahaan, Baznas, dan lembaga daerah. Ketidakpastian pencairan bantuan mendorong mahasiswa melakukan audiensi dengan pemerintah daerah untuk meminta kepastian penyelesaian.(agp)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....