Ketua DPD HIMNI Jateng Prioritaskan Pendataan Warga Nias dan Perkuat Kolaborasi
- 04 Jul 2026 17:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Provinsi Jawa Tengah periode 2026-2030, Yasozisokhi Zebua, memprioritaskan pendataan masyarakat Nias yang berada di Jawa Tengah. Hal itu rsebagai program kerja utama kepengurusannya.
Menurutnya, pendataan menjadi langkah awal yang penting untuk mengetahui jumlah pasti masyarakat Nias yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Tengah. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun program organisasi yang tepat sasaran.
"Program pertama kami adalah mendata seluruh masyarakat Nias yang ada di Jawa Tengah. Selama ini jumlahnya belum diketahui secara pasti, padahal itu sangat penting sebagai dasar dalam menjalankan program organisasi," ujar Yasozisokhi usai terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD HIMNI Jawa Tengah, Sabtu 4 Juli 2026.
Selain pendataan, Yasozisokhi menegaskan HIMNI Jawa Tengah akan diarahkan menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat Nias di provinsi ini. Organisasi akan berupaya merangkul seluruh warga Nias tanpa membedakan latar belakang.
"HIMNI harus menjadi rumah seluruh masyarakat Nias di Jawa Tengah. Kami ingin merangkul semuanya agar bersama-sama membangun organisasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya saat didampingi Sekretaris DPD HIMNI Jateng Sabarudin Hulu.
Ia menjelaskan, berbagai program yang akan disusun nantinya difokuskan pada kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat Nias, baik dalam bidang sosial, pemberdayaan, maupun penguatan kebersamaan antarsesama perantau. Di sisi lain, Yasozisokhi juga ingin mendorong masyarakat Nias agar semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan di Jawa Tengah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota melalui kepengurusan DPC HIMNI.
"Tentunya masyarakat Nias di Jawa Tengah harus bisa menjadi bagian dari pembangunan daerah ini. Kami ingin ikut berkontribusi bagi kemajuan Jawa Tengah," ucapnya.
Meski demikian, ia menegaskan kepengurusan HIMNI Jawa Tengah tidak melupakan kampung halaman. Organisasi akan tetap berupaya memperjuangkan berbagai gagasan yang dapat mendukung pembangunan di Kepulauan Nias melalui jejaring masyarakat perantauan.
Yasozisokhi mengakui seluruh rencana kerja tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak agar dapat direalisasikan secara optimal selama masa kepengurusan 2026-2030.
"Kami menyadari semua program ini tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Nias maupun daerah tempat kami berada," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....