Bantu Peternak, Pemda Kendal Gerakkan ASN Borong Telur saat Peringatan Harganas
- 29 Jun 2026 15:44 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal - Pemerintah Daerah Kendal melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal menggerakkan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memborong telur ayam. Aksi borong telur dilakukan bersamaan dengan upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Alun-alun Kendal, Senin, 29 Juni 2026.
Telur ayam dijual dengan harga Rp 22.000 per kilogram, lebih murah dari harga telur di pasar yang rata-rata Rp 24.000 per kilogram. Harga telur dijual lebih murah, karena langsung dari peternak atau penjual grosir telur.
Kepala DPP Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, aksi borong telur ini untuk mengendalikan harga telur, agar tidak terus menurun. Saat ini harga telur sedang anjlok, di bawah biaya titik impas produksi, sehingga harga harus dikendalikan, agar peternak tidak merugi.
"Berdasarkan perhitungan, dengan kondisi harga pakan ternak yang mengalami kenaikan, biaya titik impas produksi sebesar Rp 24.000 per kilogram. Kalau harga telur di tingkat peternak anjlok hingga Rp 20.000 per kilogram, peternak rugi," jelasnya.
Pandu mengatakan, DPP Kendal hanya memfasilitasi para peternak ayam petelur dengan membantu menjualkan langsung ke konsumen. Kali ini, jumlah telur yang dibawa sebanyak 3,8 ton.
"Kegiatan seperti ini akan rutin dilakukan. Peternak ayam petelur tidak merugi, sedangkan masyarakat bisa mendapatkan harga telur yang lebih murah dari harga pasar," katanya.
Alvin, penjual grosir telur mengatakan, saat ini harga telur sedang anjlok. "Aksi borong telur diharapkan bisa menstabilkan harga telur dengan harga yang normal," katanya.
Sementara, warga Kelurahan Pemukiman, Arofah merasa senang bisa mendapatkan telur dengan harga yang lebih murah dari harga di pasar. "Harganya lebih murah, makanya saya sempatkan ke sini," katanya. (FR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....