Gubernur Jateng Percepat Penyaluran BLT Cukai bagi 85 Ribu Pekerja Tembakau
- 29 Jun 2026 15:58 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 kepada 85 ribu pekerja sektor pertembakauan. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan sebesar Rp600 ribu per penerima segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok, biaya pendidikan anak, serta menjaga daya beli keluarga.
Penyaluran bantuan dilakukan mulai 23 Juni hingga 8 Juli 2026 bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Hingga 29 Juni 2026, sebanyak 48.313 pekerja telah menerima BLT dengan total nilai mencapai Rp28,9 miliar atau 56,84 persen dari anggaran yang disiapkan.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Ahmad Luthfi menyerahkan BLT secara simbolis kepada lima pekerja PT Djarum Brak Karangbener, Kabupaten Kudus, Senin, 29 Juni 2026. Setelah itu, ia meninjau langsung proses penyaluran kepada para pekerja.
Menurut Luthfi, BLT DBHCHT diprioritaskan bagi kelompok yang menjadi bagian dari rantai produksi industri hasil tembakau, meliputi buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, dan buruh tani cengkeh. Bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.
"Saya berikan langsung, saya cek masyarakat kita senang sekali. Ini merupakan sektor padat karya karena banyak ibu-ibu yang bekerja sebagai pelinting rokok," ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar keluarga, termasuk membeli bahan pangan dan perlengkapan sekolah anak. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hak para pekerja yang telah berkontribusi pada industri hasil tembakau.
"Ini untuk meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat. Bisa untuk membeli kebutuhan pangan maupun kebutuhan sekolah anak. Ini hak masyarakat yang bekerja di industri hasil tembakau dan harus diberikan oleh pemerintah," katanya.
Tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan BLT DBHCHT sebesar Rp51 miliar bagi 85 ribu penerima yang tersebar di 33 kabupaten/kota, 136 kecamatan, dan 663 desa/kelurahan. Kabupaten Kudus menjadi daerah dengan alokasi terbesar, yakni 26.565 penerima dengan total bantuan sekitar Rp15,9 miliar, termasuk 5.069 pekerja PT Djarum.
Pekerja PT Djarum asal Kabupaten Demak, Wiwin Winarni, mengaku akan menggunakan BLT untuk memenuhi kebutuhan pokok. Sementara, pekerja asal Kabupaten Pati, Siti Zulaikah, berencana memanfaatkannya untuk membeli perlengkapan sekolah kedua anaknya menjelang tahun ajaran baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....