Kekurangan Dokter Spesialis dan Perawat, Jateng Ajukan Seribu Formasi CPNS 2026
- 26 Jun 2026 18:20 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajukan sekitar 1.000 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2026. Sebagian besar formasi tersebut diprioritaskan guna mengatasi kekurangan tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan perawat di berbagai fasilitas layanan kesehatan.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan kebutuhan tenaga kesehatan masih menjadi tantangan besar yang harus segera dipenuhi. Peningkatan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat membuat penambahan sumber daya manusia di sektor tersebut menjadi prioritas utama.
"Yang diajukan tahun ini sekitar 1.000 formasi dan mayoritas untuk tenaga kesehatan," ujar Sumarno usai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional di lingkungan Pemprov Jateng, Kamis 25 Juni 2026.
Menurutnya, hampir seluruh sektor pelayanan publik masih membutuhkan tambahan pegawai. Namun, sektor kesehatan menjadi fokus utama karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain perawat, kebutuhan dokter spesialis di rumah sakit daerah juga masih cukup tinggi. Keterbatasan jumlah dokter spesialis dinilai berpengaruh terhadap optimalisasi layanan kesehatan rujukan di berbagai daerah.
Meski telah mengusulkan kebutuhan tersebut, realisasi formasi masih menunggu persetujuan pemerintah pusat. Selama ini, jumlah formasi yang diberikan tidak selalu sesuai dengan kebutuhan yang diajukan pemerintah daerah.
Karena itu, Pemprov Jawa Tengah berharap usulan yang disampaikan dapat memperoleh dukungan penuh dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan dinilai penting untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Sumarno melantik dan mengambil sumpah jabatan 231 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pelantikan dilakukan secara luring dan daring sebagai bagian dari penguatan kapasitas aparatur sipil negara.
Kepada para ASN yang baru dilantik, ia berpesan agar selalu mengedepankan semangat melayani masyarakat. Respons cepat, profesionalisme, dan keikhlasan dalam bekerja menjadi nilai yang harus terus dijaga oleh setiap aparatur.
"Sebagai abdi masyarakat harus benar-benar memposisikan diri sebagai pelayan masyarakat, memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab," tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jawa Tengah, Dhoni Widianto, menjelaskan bahwa dari 231 pejabat fungsional yang dilantik, sebanyak 225 orang merupakan tenaga kesehatan. Adapun enam orang lainnya berasal dari jabatan fungsional teknis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....