Tekan Pengangguran, Disperinaker Magelang Sediakan 3.717 Lowongan di Job Fair 2026

  • 25 Jun 2026 17:10 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • SIAPkerja.id
  • angka pengangguran di Kabupaten Magelang
  • Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Magelang
  • Job Fair ( bursa lowongan pekerjaan).

RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Magelang menyediakan 3.717 lowongan kerja dalam Job Fair 2026 sebagai upaya menekan angka pengangguran terbuka di daerah itu. Bursa kerja yang diikuti 36 perusahaan tersebut digelar selama dua hari, Selasa-Rabu (23-24 Juni 2026), di Lapangan drh Soepardi, Sawitan, Kecamatan Mungkid.

Kepala Disperinaker Kabupaten Magelang, Siti Zumaroh, mengatakan job fair kembali digelar untuk menjawab kebutuhan pencari kerja sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan formal. Menurutnya, langkah ini penting di tengah tantangan ketenagakerjaan yang masih dihadapi Kabupaten Magelang.

“Berdasarkan data BPS, tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2025 sebesar 3,52 persen. Angka ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 3,55 persen,” kata Siti Zumaroh, Selasa, 23 Juni 2026.

Meski menunjukkan tren positif, ia menyebut persoalan ketenagakerjaan di Kabupaten Magelang belum sepenuhnya teratasi. Saat ini, sekitar 63,82 persen tenaga kerja masih terserap di sektor informal, sedangkan tenaga kerja formal baru mencapai 36,18 persen.

Job fair ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk membuka lebih banyak peluang kerja yang stabil dan berkelanjutan. Selain layanan rekrutmen, kegiatan tersebut juga dirancang sebagai ruang interaksi ekonomi dan edukasi bagi masyarakat.

Berbagai kegiatan pendukung turut dihadirkan dalam job fair, mulai dari pameran UMKM, festival budaya SMK, layanan publik, hingga pasar murah. Dengan konsep itu, pelaksanaan bursa kerja tidak hanya menyasar pencari kerja, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar.

Disperinaker juga membuka akses pencarian kerja secara daring melalui platform SIAPkerja.id yang dikembangkan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Menurut Siti, pemanfaatan layanan digital ini menjadi bagian dari transformasi tata kelola ketenagakerjaan agar lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

“Transformasi digital ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola ketenagakerjaan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Sekaligus, mendukung peningkatan kualitas data ketenagakerjaan di Kabupaten Magelang,” ujarnya.

Salah satu pencari kerja asal Kecamatan Mertoyudan, Eva, mengaku terbantu dengan penggunaan platform SIAPkerja.id. Ia menilai proses pendaftaran lowongan menjadi lebih praktis karena bisa dilakukan dari rumah sebelum datang ke lokasi job fair.

“Penggunaan platform digital SIAPkerja.id sangat membantu dan bisa diisi di rumah. Kemudian tinggal mencetak kartu kuningnya,” kata Eva.

Meski belum menemukan pekerjaan yang sesuai harapan, Eva menilai kehadiran job fair tetap sangat membantu para pencari kerja. Adanya job fair bisa memberikan banyak pilihan lowongan sekaligus mempertemukan pelamar dengan perusahaan secara langsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....