Respons Cepat, Puskesmas Kajen II Rujuk Pria Penderita Obesitas 180 kg
- 23 Jun 2026 14:24 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Respon Cepat, Puskesmas Kajen II, Rujuk Pria Penderita Obesitas 180 kg
- Akses kesehatan khusus bagi kelompok rentan
RRI.CO.ID, Pekalongan – Setelah sempat menjadi perhatian publik karena kondisi kesehatannya yang memprihatinkan, warga Desa Gandarum, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Mujahidin akhirnya dirujuk ke RSUD Kraton. Warga yang mengalami obesitas dengan berat badan sekitar 180 kilogram itu akhirnya mendapatkan perawatan medis lanjutan oleh Puskesmas Kajen pada Selasa 23 Juni 2026.
Pria 25 tahun tersebut diketahui menderita luka dekubitus dan anemia yang membutuhkan penanganan lebih intensif di rumah sakit. Proses evakuasi dan rujukan dilakukan oleh Tim Puskesmas Kajen II sebagai tindak lanjut dari hasil pemeriksaan langsung di kediaman pasien sehari sebelumnya.
Kepala Puskesmas Kajen II, Zamronah, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah melakukan asesmen kondisi pasien. "Setelah melakukan kunjungan dan asesmen, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan terkait kebutuhan perawatan lanjutan pasien," katanya.
Menurutnya, Dinas Kesehatan kemudian menjalin komunikasi dengan RSUD Kajen dan RSUD Kraton. Kedua rumah sakit tersebut menyatakan kesiapan untuk menerima pasien dan memberikan pelayanan medis yang dibutuhkan.
Meski demikian, keputusan akhir mengenai lokasi perawatan diserahkan kepada keluarga pasien. Untuk itu, Puskesmas Kajen II turut berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Gandarum guna memastikan kesiapan keluarga dalam proses rujukan.
Dari hasil komunikasi tersebut, keluarga Mujahidin memilih RSUD Kraton sebagai rumah sakit tujuan. "Setelah ada kepastian dari keluarga, kami segera menghubungi RSUD Kraton dan menjadwalkan proses rujukan pada pukul 09.00 WIB," jelasnya.
Pada hari yang sama, proses evakuasi berhasil dilakukan dan Mujahidin diberangkatkan menuju RSUD Kraton untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan lanjutan oleh tim medis rumah sakit. Respons cepat yang dilakukan tenaga kesehatan mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Gandarum.
Kaur Keuangan Desa Gandarum, Efy Lusiana, mewakili pemerintah desa menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya. Ia menilai langkah cepat yang diambil Puskesmas Kajen II menunjukkan komitmen pelayanan kesehatan yang hadir langsung di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan penanganan khusus.
"Semoga iktikad baik ini membawa kebaikan bagi yang bersangkutan. Pasien segera diberikan kesembuhan, dan keluarga diberikan ketabahan dalam mendampingi selama proses perawatan," ujar Efy.
Pemerintah Desa Gandarum berharap kondisi Mujahidin dapat segera membaik setelah mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif di rumah sakit. Selain itu, sinergi antara fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar pelayanan kesehatan bagi warga dapat berjalan cepat, tepat, dan optimal.
Kasus yang dialami Mujahidin juga menjadi pengingat pentingnya deteksi dini serta pendampingan berkelanjutan bagi warga dengan kondisi kesehatan berisiko tinggi. Dengan kolaborasi yang baik antarinstansi, akses layanan kesehatan yang cepat dan tepat diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....