HUT ke-72, Phapros Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan Melalui Eco Enzym
- 21 Jun 2026 11:08 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-72, PT Phapros Tbk melaksanakan aksi sosial lingkungan berupa penyebaran cairan eco enzym di kawasan sekitar pabrik, tepatnya di depan Klenteng Sam Poo Kong, Simongan, Semarang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup.
Komisaris Utama PT Phapros Tbk, Bapak Alfi Novtriansyah Rustam menjelaskan, pemilihan lokasi di kawasan Simongan bukan tanpa alasan. "Kami memilih tempat ini karena merupakan cagar budaya. Kami ingin mengajak masyarakat membudayakan menjaga dan melestarikan alam," ujar Alfi, Minggu 21 Juni 2026.
Menurut Alfi, gerakan ini diharapkan dapat memicu perubahan budaya masyarakat dalam memandang pentingnya kelestarian lingkungan yang selama beberapa dekade terakhir dinilai cukup terabaikan. "Keberlangsungan hidup kita sangat tergantung dengan alam. Jika menjaga alam tidak menjadi sebuah budaya, ini akan menjadi masalah," tambahnya.
Komisaris Utama PT Phapros Tbk, Alfi, mengatakan penggunaan eco enzyme tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi sampah organik. Tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan perairan.
“Eco enzyme dapat membantu mengurai endapan organik, mengurangi bau tidak sedap, menjaga kebersihan saluran air, serta mendukung peningkatan kualitas air. Karena itu, pemanfaatannya menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Menurut Alfi, kawasan Klenteng Sam Poo Kong dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan ikon bersejarah Kota Semarang yang merepresentasikan harmoni dalam keberagaman.
“Pemilihan Sam Poo Kong juga menjadi simbol kepedulian Phapros terhadap pelestarian lingkungan sekaligus dukungan terhadap keberlanjutan kawasan wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Semarang,” katanya.
Menambahkan, Direktur Utama PT Phapros Tbk, Intan Abdams Katoppo, menegaskan bahwa perusahaan secara berkelanjutan telah melakukan berbagai inisiatif pelestarian. Mulai dari penanaman kembali mangrove di pesisir pantai Semarang, dukungan terhadap sektor UMKM, hingga kegiatan kesehatan.
Ke depan, Phapros juga berkomitmen melakukan penanaman pohon baik di area pabrik maupun di wilayah lain tempat perwakilan Phapros berada. "Phapros terlalu kecil untuk mengurusi masalah lingkungan yang luar biasa banyak ini sendirian. Oleh karena itu, kita harus berkolaborasi dengan pemerintah kota atau kabupaten setempat," tutur Intan.
Menanggapi inisiatif tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Glory Nasarani, memberikan apresiasi positif. Menurut Glory, upaya menuangkan eco enzym di sungai merupakan langkah inovatif yang perlu dicontoh oleh perusahaan lain.
"Penggunaan eco enzym sangat baik untuk menetralkan bau di tempat pembuangan sampah (TPS) dan bermanfaat bagi ekosistem perairan. Terutama untuk menanggulangi pencemaran limbah domestik rumah tangga yang saat ini masih menjadi penyumbang terbesar pencemaran di saluran drainase wilayah Simongan," jelas Glory.
Glory berharap kegiatan ini dapat dikombinasikan dengan upaya bersih sungai secara rutin untuk memperbaiki kualitas air permukaan di Kota Semarang secara bertahap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....