Salatiga Perluas Akses Keuangan dan Ekonomi Kerakyatan di Rakorda TPAKD
- 19 Jun 2026 21:06 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Saltiga – Langkah strategis dalam memperluas akses keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif terus diperkuat di wilayah Jawa Tengah. Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis 18 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi forum krusial yang mempertemukan kepala daerah dan pelaku industri jasa keuangan guna menyusun strategi percepatan inklusi finansial. Rakorda tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, serta dihadiri oleh Direktur Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rony Ukurta Barus.
Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi mengapresiasi komitmen para kepala daerah, termasuk Wali Kota Salatiga, dalam mendukung penguatan ekonomi daerah. Ia mengungkapkan bahwa potensi ekonomi Jawa Tengah menunjukkan tren positif pada tahun 2026 dengan jumlah usaha yang melonjak mencapai 4,93 juta unit.
Gubernur mendorong para bupati dan wali kota untuk menyusun berbagai inovasi serta proposal kreatif yang mampu mengoptimalkan potensi daerah masing-masing. Di sisi lain, industri jasa keuangan diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari praktik pinjaman online ilegal dan jeratan rentenir.
Sementara itu, Direktur Inklusi Keuangan OJK, Rony Ukurta Barus, menegaskan bahwa inklusi keuangan merupakan instrumen penting dalam menurunkan angka kemiskinan. Pemerintah sendiri menargetkan Indeks Inklusi Keuangan nasional mampu menyentuh angka 93 persen pada tahun 2029 dan meningkat hingga 98 persen pada tahun 2045.
Guna mendukung pencapaian target tersebut, OJK kini telah menerapkan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) sebagai instrumen evaluasi kuantitatif. Hingga saat ini, tercatat sudah sebanyak 334 pemerintah daerah yang mengintegrasikan IKAD ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Melalui keikutsertaan dalam agenda ini, Pemerintah Kota Salatiga kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses finansial yang inklusif bagi masyarakat. Langkah nyata ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan warga sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang berkelanjutan. (eka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....