Program Speling Hadir di Loano, Dekatkan Layanan Dokter Spesialis ke Warga
- 18 Jun 2026 17:17 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Program layanan kesehatan spesialis keliling(Speling) hadir di Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, untuk mendekatkan akses layanan dokter spesialis kepada masyarakat. Sebanyak 115 warga lanjut usia dan anak-anak di Desa Trirejo memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Rabu, 17 Juni 2026.
Program Speling merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang bertujuan memperluas akses layanan kesehatan spesialistik bagi masyarakat. Sasaran program ini meliputi wilayah terpencil, perbatasan, dan daerah yang masih minim layanan dokter spesialis.
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, mengapresiasi pelaksanaan program Speling yang terus menjangkau lebih banyak desa di wilayahnya. Menurutnya, perluasan cakupan layanan menjadi langkah penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Jika tahun sebelumnya menjangkau 39 desa, tahun 2026 ini meningkat menjadi 68 desa. Semoga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat layanan kesehatan spesialis yang lebih dekat dan mudah dijangkau," ujarnya.
Yuli juga mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah, termasuk program Cek Kesehatan Gratis dan Speling. Ia menilai pemeriksaan kesehatan secara rutin penting untuk mendukung upaya deteksi dini penyakit.
"Mari membiasakan diri memeriksa kesehatan sejak dini. Masyarakat yang sehat adalah fondasi bagi terwujudnya Purworejo yang semakin sejahtera," kata Yuli.
Selain itu, Bupati meminta kader PKK turut berperan aktif menyosialisasikan program kesehatan kepada masyarakat hingga tingkat dasawisma. Menurutnya, masih ada warga yang belum mengetahui berbagai layanan kesehatan gratis yang tersedia.
Perwakilan tim medis RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, dr. Aditya Chandra Putra, menjelaskan tim Speling yang bertugas di Desa Trirejo membawa sejumlah dokter spesialis untuk melayani kebutuhan kesehatan warga secara langsung.
"Kami membawa alat rontgen portable. Warga yang butuh pemeriksaan penunjang bisa langsung dilayani dan konsultasi dengan dokter spesialis di tempat," kata dr. Aditya.
Ia menambahkan, tim medis kali ini terdiri atas dokter spesialis konsultan paru penyakit dalam, dokter spesialis anak, serta tenaga kesehatan pendukung lainnya seperti farmasi dan radiografer. Kehadiran layanan tersebut diharapkan memudahkan warga memperoleh pemeriksaan tanpa harus datang ke rumah sakit rujukan.
Melalui program Speling, pemerintah berharap akses layanan kesehatan spesialis semakin merata hingga ke desa-desa. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menekan angka rujukan ke rumah sakit besar sekaligus mempercepat penanganan kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....