PMII Gelar Aksi di Kajen, Plt Bupati Pekalongan Respons Aspirasi Mahasiswa
- 17 Jun 2026 19:32 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Unjuk Rasa Mahasiswa PMII Pekalongan
- Massa PMII, Kritik MBG hingga KDMP Menggema di Kabupaten Pekalongan
RRI.CO.ID, Pekalongan - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pekalongan menggelar aksi penyampaian aspirasi di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Rabu, 17 Juni 2026. Aksi tersebut mendapat respons langsung dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, yang turun menemui dan berdialog dengan massa untuk mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan.
Aksi yang berlangsung di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Pekalongan itu mengangkat sejumlah isu kebijakan publik. Mahasiswa menyampaikan pandangan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, penggunaan anggaran negara, hingga sektor pendidikan.
"Kami selalu terbuka dengan kritik. Hari ini kami menemui teman-teman PMII Kabupaten Pekalongan yang menggelar aksi dengan mengusung sejumlah kritik positif, tentu kami sangat berterima kasih," ujar Sukirman.
Menurut Sukirman, masukan dari mahasiswa merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah. Pemerintah daerah, kata dia, terbuka terhadap berbagai kritik dan saran yang disampaikan secara konstruktif.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh poin tuntutan yang mereka nilai perlu menjadi perhatian pemerintah. Aspirasi tersebut disampaikan melalui orasi serta poster yang dibawa peserta aksi.
Ketua PMII Kabupaten Pekalongan, Ahmad Nur Khosim, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan. Ia berharap setiap kebijakan yang menyentuh masyarakat dapat dikaji secara matang dan dilaksanakan secara tepat sasaran.
"Kami ingin pemerintah lebih serius mendengar suara rakyat. Evaluasi kebijakan yang menimbulkan persoalan di tengah masyarakat," katanya.
Selain menyoroti program pemerintah, mahasiswa juga menyampaikan perhatian terhadap sektor pendidikan. Mereka mendorong percepatan sertifikasi guru dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Aksi berlangsung tertib dan diakhiri dengan dialog antara perwakilan mahasiswa dan pemerintah daerah. Dialog tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan kalangan mahasiswa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....