Taj Yasin Jadi Responden Pertama, Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- 15 Jun 2026 21:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menjadi responden pertama Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah. Langkah tersebut diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk mendukung dan menerima kedatangan petugas sensus dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Pendataan dilakukan langsung oleh petugas BPS di rumah dinas Wakil Gubernur di Jalan Rinjani, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin 15 Juni 2026. Kegiatan itu menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah.
Usai mengikuti pendataan, Taj Yasin mengajak masyarakat untuk menyambut petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi yang dibutuhkan secara jujur. Ia menegaskan seluruh data yang disampaikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, data yang terkumpul melalui sensus akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi yang tepat sasaran. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar hasil pendataan benar-benar menggambarkan kondisi riil di lapangan.
"Harapannya, melalui sensus ini negara semakin mudah melakukan program ekonomi untuk masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah. Ayo dukung Sensus Ekonomi 2026," ujarnya.
Sensus Ekonomi 2026 berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh rumah tangga dan pelaku usaha, termasuk usaha berbasis digital yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said, mengatakan sensus dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah atau door to door. Setiap tim terdiri dari petugas pendata dan petugas pengawas untuk memastikan proses berjalan sesuai prosedur.
Ia menjelaskan, petugas akan mengumpulkan berbagai informasi terkait kondisi sosial ekonomi keluarga. Data yang dihimpun mencakup kondisi perumahan, aktivitas ekonomi rumah tangga, hingga usaha yang dijalankan anggota keluarga.
Menurut Ali, sensus juga menjangkau pelaku ekonomi digital yang selama ini menjadi bagian penting dalam perkembangan ekonomi nasional. "Misalnya kalau ada anggota rumah tangga yang jualan online atau YouTuber atau influencer dan sebagainya," ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan sensus, BPS Jawa Tengah menerjunkan 36.891 petugas lapangan. Seluruh petugas dibekali kartu identitas resmi, rompi khusus Sensus Ekonomi 2026, dan surat tugas dari kantor BPS setempat.
Ali berharap partisipasi Wakil Gubernur sebagai responden pertama dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan sensus. Dengan dukungan warga, data yang dihasilkan diharapkan semakin akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan dan kebijakan ekonomi ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....