Korsleting Listrik, Mobil Xenia Terbakar di Tol Semarang-Solo

  • 15 Jun 2026 20:07 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Sebuah mobil pribadi terbakar di ruas Jalan Tol Semarang-Solo KM 421+500 arah Solo, wilayah Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Senin 15 Juni 2026 sore. Berkat respons cepat petugas tol dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, api berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Direktur Utama Trans Marga Jateng, Prajudi, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 15.22 WIB. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kendaraan jenis minibus yang melaju dari Semarang menuju Yogyakarta mengalami gangguan kelistrikan yang memicu munculnya percikan api dari ruang mesin.

"Setibanya di KM 421+400 arah Solo, terjadi konsleting listrik yang menimbulkan percikan api. Kendaraan kemudian bergerak ke kanan dan berhenti di lajur dua serta bahu dalam jalan tol," ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, petugas Mobile Customer Service Trans Marga Jateng segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan area. Guna menjamin keselamatan pengguna jalan lainnya, petugas melakukan penutupan sementara lajur dua dan bahu dalam serta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang menerima laporan kebakaran pada pukul 15.30 WIB. Satu regu yang terdiri dari enam personel langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa armada pemadam dan peralatan pendukung.

Petugas pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 15.40 WIB dan segera melakukan proses pemadaman terhadap kendaraan yang telah terbakar. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.

Kabid Ops Damkar Semarang Tantri Pradono melaporkan proses penanganan berlangsung aman dan terkendali hingga selesai pada pukul 16.30 WIB. Meski tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, satu unit mobil Daihatsu Xenia mengalami kerusakan berat akibat terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Setelah proses evakuasi kendaraan dan pembersihan lokasi selesai dilakukan, kondisi lalu lintas secara bertahap kembali normal. Pada pukul 17.10 WIB seluruh lajur telah dibuka kembali untuk pengguna jalan.

Kasus tersebut selanjutnya ditangani oleh Patroli Jalan Raya (PJR) Banyumanik untuk penyelidikan lebih lanjut. Pengelola jalan tol mengimbau para pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, terutama sistem kelistrikan, sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....