Putri Imam Masjid Al-Aqsa Lulus MTs di An-Nawawi Berjan Purworejo

  • 14 Jun 2026 20:32 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Di tengah gencarnya konflik yang masih berkecamuk di Palestina, kabar mengharukan sekaligus membanggakan datang dari Pondok Pesantren An-Nawawi, Purworejo, Jawa Tengah. Sayidah Leen A Alrafati, siswi asal Palestina yang juga putri Imam Besar Masjid Al-Aqsa, Dr. Syeikh Ammar Azmi Ar-Rafati, berhasil menuntaskan pendidikan Madrasah Tsanawiyah dan dilepas bersama ratusan santri lainnya.

Momen itu menjadi sorotan utama dalam acara Khataman Akhirussanah dan Pelepasan Siswa MTs dan MA An-Nawawi, pada Sabtu, 13 Juni 2026 . Dari total 713 siswa yang diwisuda, kehadiran Leen menjadi cerita tersendiri tentang ketegaran menuntut ilmu di tengah situasi negeri asalnya yang tidak mudah.

Ketua Panitia, Chazbi Ngubaidillah, menyebut Leen menempuh pendidikan selama tiga tahun penuh di MTs An-Nawawi. "Tahun ini ada siswa dari Palestina yang ikut lulus. Beliau putri dari Sayyid Ammar yang selama ini menempuh pendidikan di MTs An-Nawawi," ujar Chazbi di sela kegiatan.

Awal masuk pesantren, kendala bahasa menjadi tantangan. Namun adaptasi cepat membuat Leen kini fasih berbahasa Indonesia. "Sekarang sudah lancar berbahasa Indonesia. Jadi bisa mengikuti pelajaran seperti siswa lainnya dan berinteraksi dengan teman-temannya tanpa kendala berarti," kata Chazbi.

Keberhasilan Leen menjadi bukti nyata bahwa pendidikan mampu menjembatani perbedaan bahasa, budaya, dan kebangsaan. Di lingkungan pesantren yang dihuni santri dari berbagai daerah, ia menyatu dan menjalani kehidupan santri pada umumnya.

Lebih dari itu, kehadiran Leen memberi pengalaman berharga bagi teman-temannya. Interaksi langsung dengan rekan sebaya dari Palestina membuat para santri lebih peka terhadap isu kemanusiaan di wilayah konflik. "Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi keluarga besar An-Nawawi. Anak-anak bisa belajar bahwa persaudaraan dalam Islam tidak mengenal batas negara," ungkap Chazbi.

Puncak acara diwarnai kehadiran keluarga Leen. Ayahnya, Dr. Syeikh Ammar Azmi Ar-Rafati, turut memimpin doa penutup rangkaian akhirussanah. Bagi Pesantren An-Nawawi, kelulusan Leen bukan sekadar seremoni. Di saat banyak anak Palestina menghadapi ketidakpastian, putri Imam Al-Aqsa ini justru menuntaskan studi dan siap melangkah ke jenjang berikutnya.

"Harapan kami, beliau bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dan menjadi generasi yang membawa manfaat bagi umat," tutup Chazbi.

Kisah Leen menjadi pengingat: di tengah deru konflik, semangat menuntut ilmu tetap menyala dan persaudaraan melampaui batas geografis.(Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....