Silaturahmi Nasional Perkuat Konsolidasi Annitho Aswaja di Seluruh Indonesia
- 13 Jun 2026 17:18 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Silaturahmi Nasional Annisa Thoriqoh Ahlussunnah Wal Jamaah (Annitho Aswaja), organisasi perempuan thariqah yang bernaung di bawah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah (JATMA) Aswaja pimpinan Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya digelar di Wisma Perdamaian, Semarang, Sabtu 13 Juni 2026. Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi organisasi yang baru berdiri sekitar satu tahun tersebut.
Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Jatma Aswaja, Dr. M. Hasan Chabibie mengatakan, kegiatan yang dihadiri pengurus dari berbagai daerah di Indonesia itu menunjukkan perkembangan organisasi yang cukup pesat dalam waktu singkat. Silaturahmi ini menjadi momentum yang sangat kuat untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi organisasi.
"Jatman Aswaja merupakan organisasi kemasyarakatan yang usianya baru sekitar satu tahun, tetapi perkembangannya cukup menggembirakan," ujarnya. Hingga saat ini Jatman Aswaja telah memiliki sekitar 11 pengurus wilayah dan lebih dari 100 pengurus cabang yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua.
Hasan menjelaskan, organisasi tersebut hadir sebagai rumah besar bagi para pengamal thariqah mu'tabarah di Indonesia. Sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat kontribusi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Sebagaimana yang selalu didawuhkan oleh Maulana Al-Habib Luthfi bin Yahya, organisasi Jatma Aswaja maupun Annitho Aswaja harus menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia. Karena itu kami terus mendorong semangat cinta tanah air, merangkul seluruh kelompok masyarakat, dan memperkuat persatuan," katanya.
Selain penguatan nilai kebangsaan, Hasan menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi umat menjadi salah satu ciri khas gerakan organisasi. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam setiap kegiatan organisasi.
"Kita ingin organisasi ini kuat, masyarakatnya berdaulat secara ekonomi, dan pada akhirnya memberikan penguatan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu dalam kegiatan ini juga ada bazar dan berbagai aktivitas ekonomi yang mendukung UMKM," jelasnya.
Hasan juga menyoroti peran strategis perempuan dalam organisasi maupun kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, perempuan merupakan pilar utama yang menentukan kualitas keluarga, masyarakat, hingga bangsa.
"Ibu-ibu, para nyai, dan para perempuan adalah tiang-tiang utama dalam keluarga, masyarakat, organisasi, bahkan pemerintahan. Ketika mereka mampu memberikan teladan yang baik, maka keluarga akan menjadi baik, masyarakat menjadi baik, dan negara juga akan menjadi lebih baik," ungkapnya.
Ia meyakini Annitho Aswaja memiliki peran besar dalam mewujudkan nilai-nilai tersebut melalui berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan organisasi.
"Dengan kekompakan, solidaritas, dan nilai-nilai yang dibawa oleh para anggota Annitho Aswaja, kami optimistis organisasi ini akan mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....