Lapas Semarang Gelar Pelatihan Mitigasi Risiko Darurat Kebakaran
- 13 Jun 2026 11:20 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang terus memperkuat aspek keamanan dan keselamatan melalui pelaksanaan Pelatihan Tim Tanggap Bencana Mitigasi Risiko Darurat Kebakaran. Kegiatan digelar di Aula Graha Pancasila Lapas Kelas I Semarang, Jumat 12Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Lapas Kelas I Semarang dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gunungpati yang hadir sebagai narasumber dan instruktur. Pelatihan diikuti oleh perwakilan pegawai, instruktur warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta perwakilan tamping dari berbagai blok hunian.
Pelatihan ini merupakan gagasan Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas I Semarang, Gunawan Prakarsa, sebagai bagian dari aksi perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP). Program tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas petugas dan warga binaan dalam menghadapi potensi keadaan darurat, khususnya risiko kebakaran di lingkungan lapas.
Dalam sesi teori yang berlangsung di Graha Pancasila, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pencegahan kebakaran, identifikasi potensi risiko, prosedur evakuasi, hingga tata cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat.
Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan di area lapangan Lapas Kelas I Semarang. Pada sesi ini, peserta melakukan simulasi penanganan kebakaran, praktik penggunaan APAR. Kemudian dapat mempelajari teknik tanggap darurat yang tepat untuk meminimalkan risiko korban maupun kerugian apabila terjadi kebakaran.
Tuwidi, salah satu anggota Damkar Gunungpati menekankan pentingnya kecepatan respons, koordinasi antarindividu. “Utamakan ketenangan dan jangan panik adalah faktor penting dalam penanganan kebakaran. Jangan kesampingkan prosedur keselamatan sebab itulah faktor utama dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran,” ujar Tuwidi saat di lapangan.
Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan pemasyarakatan.
“Keamanan dan keselamatan merupakan prioritas utama dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa petugas maupun warga binaan memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi potensi kebakaran sehingga dapat bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi saat keadaan darurat terjadi,” ujar Ahmad Tohari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....