Semarang Bakal Jadi Tuan Rumah Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja

  • 12 Jun 2026 03:12 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Semarang bakal menjadi tuan rumah Silaturrahmi Nasional perdana Annisa Thoriqoh Ahlussunnah Wal Jamaah (Annitho Aswaja) yang akan digelar di Wisma Perdamaian pada Sabtu, 13 Juni 2026. Ribuan anggota organisasi perempuan thariqah di bawah naungan Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah (JATMA) Aswaja dari berbagai daerah di Indonesia diperkirakan menghadiri kegiatan tersebut.

Ketua PB Annitho Aswaja, Sechah wal Afiah, mengatakan Silaturrahmi Nasional ini menjadi momentum bersejarah. Ajang ini merupakan pertemuan akbar pertama berskala nasional yang mempertemukan anggota dan pengurus Annitho Aswaja dari berbagai wilayah di Tanah Air.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga memperkuat komitmen dalam mengamalkan serta menyebarluaskan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah di tengah masyarakat. "Acara ini adalah sarana sosialisasi untuk memperkenalkan dan memberikan edukasi tentang thariqah Aswaja kepada masyarakat seluas-luasnya," ujarnya, Kamis, 11 Juni 2026.

Silaturrahmi Nasional dijadwalkan berlangsung sepanjang hari dengan berbagai rangkaian kegiatan yang sarat nilai spiritual dan organisatoris. Sejumlah agenda yang telah disiapkan antara lain pembacaan tawasul dan dzikir bersama, tausiyah dari para ulama dan masyayikh thariqah, serta sambutan dan arahan dari pimpinan JATMA Aswaja.

Selain itu, kegiatan juga akan diisi dengan sesi musyawarah dan konsolidasi organisasi tingkat nasional sebagai upaya memperkuat peran Annitho Aswaja ke depan. Kegiatan tersebut juga direncanakan dihadiri tokoh-tokoh organisasi kemasyarakatan se-Jawa Tengah, di antaranya Muslimat NU, JP3M, JMQH, serta para bu nyai dan kiai dari Kota Semarang.

Sechah menegaskan, keberadaan Annitho Aswaja merupakan bagian dari visi besar JATMA Aswaja dalam memberikan ruang pembinaan bagi perempuan pengamal thariqah. Pengamal thariqah tidak hanya berasal dari kalangan laki-laki, tetapi juga para ibu dan remaja putri yang telah berbaiat.

Kehadiran organisasi khusus perempuan seperti Annitho Aswaja dinilai menjadi sebuah kebutuhan. Annitho Aswaja terbuka bagi seluruh kalangan, baik yang telah berbaiat thariqah maupun masyarakat yang ingin mengenal dan mempelajari lebih jauh tentang ajaran thariqah.

"Annitho tak hanya untuk yang sudah berbaiat thariqah, tapi semua yang ingin tahu dan baru mempelajarinya. Siapapun yang ingin bergabung, kami persilakan belajar bersama," katanya.

Lebih jauh, ia menilai thariqah tidak hanya berkaitan dengan ritual dzikir dan ibadah semata. Menurutnya, para pengamal thariqah juga perlu memiliki kemandirian dalam bidang sosial, budaya, maupun ekonomi.

Salah satu program yang menjadi perhatian JATMA Aswaja, lanjutnya, adalah penguatan ekonomi jamaah melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Annitho Aswaja bersama JATMA berencana memfasilitasi promosi dan pemasaran produk UMKM milik jamaah agar tercipta interaksi ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Annitho Aswaja optimistis Silaturrahmi Nasional perdana ini dapat menjadi langkah awal yang bermakna. Khususnya, untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Seluruh anggota, simpatisan, dan masyarakat umum dipersilakan menghadiri kegiatan tersebut. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui pengurus Annitho Aswaja di daerah masing-masing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....