Tak Pandang Asal Daerah, Penghafal Al-Quran di Jateng Diberi Tali Asih Rp1 Juta

  • 11 Jun 2026 10:34 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan tali asih sebesar Rp1 juta kepada 76 santriwati penghafal Al-Quran dari Pondok Pesantren Tanfidz Putri Yanbu’ul Quran 2 Kabupaten Kudus. Menariknya, bantuan tersebut diberikan tanpa memandang asal daerah atau domisili penerima.

Tali asih itu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin pada acara Haflatul Hidzaq ke-5 Pondok Tanfidz Putri Yanbu’ul Quran 2, Rabu, 10 Juni 2026. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah kepada para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Quran.

Taj Yasin menegaskan, seluruh penghafal Al-Quran yang menempuh pendidikan di Jawa Tengah berhak menerima tali asih tersebut. Kebijakan itu tidak dibatasi oleh status KTP maupun daerah asal santri.

Dari 76 penerima, sebanyak 19 santriwati berasal dari luar Jawa Tengah. Mereka datang dari Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Kalimantan untuk menimba ilmu dan menghafal Al-Quran di Kudus.

Menurut Taj Yasin, para penghafal Al-Quran memiliki peran penting dalam membawa keberkahan bagi masyarakat dan daerah. Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian khusus sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka.

Salah satu santriwati asal Karawang, Jawa Barat, Lintang Parahita mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Rencananya ditabung untuk melanjutkan kuliah di Mesir,” ujarnya.

Rasa syukur juga disampaikan santriwati asal Surabaya, Filda Rania yang mengaku bahagia atas pencapaian yang diraihnya sekaligus perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tali asih tersebut menjadi bentuk motivasi bagi para penghafal Al-Quran untuk terus belajar dan berprestasi.

Apresiasi juga datang dari kalangan orang tua santri, Hasan Chabibie yang hadir mendampingi putrinya saat wisuda. “Ini sangat positif untuk pengembangan dan pembelajaran para santri di pondok pesantren,” ujar Hasan.

Hasan berharap program tali asih tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak santri. Dengan begitu, semangat belajar dan menghafal Al-Quran akan semakin tumbuh di berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....