Pencarian Pemancing Tenggelam di Demak Berakhir, Korban Kedua Ditemukan Tim SAR

  • 10 Jun 2026 19:24 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Demak- Pencarian korban terakhir yang hanyut tenggelam di area Bendung Karet sungai Kalijajar Demak oleh tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan tim sudah dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu, 10 Juni 2026 sekitar pukul 07.45 WIB.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono mengatakan, korban atas nama Muklisin telah ditemukan tim dalam jarak kurang lebih 750 meter ke arah utara dari lokasi awal kejadian. “Ditemukan dalam posisi mengambang di pinggir sungai, setelah dievakuasi korban langsung kami serahkan ke pihak keluarga,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Basarnas Pos SAR Jepara beserta tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap dua orang pemancing yang dilaporkan tenggelam di Area Bendung Karet sungai Kalijajar desa Jatirogo Bonang Demak. Dua pemancing tersebut diketahui bernama Budi Santoso/BS (46) warga Betokan, Krajan RT 2/1 Demak dan Muklisin/M (60) asal desa Pasuruan Lor, RT 1/5 Kecamatan Jati Kudus.

Kejadian bermula saat mereka memancing bersama beberapa orang di area Bendung Karet Kalijajar pada Senin, 8 Juni 2026 malam. Korban BS memutuskan untuk memancing di tengah bendung yang terbuat dari karet berisi angin.

Saat memancing, sekira pukul 23.30 WIB tiba-tiba genset pompa angin yang mengisi udara karet bendungan tersebut mati. Perlahan-lahan, bendung karet tersebut kempes.

Mengetahui hal itu, korban BS segera memutuskan kembali ke tepian sungai. Nahas, saat menyusuri bantalan karet , korban terpeleset dan hanyut tenggelam.

Korban M yang menyaksikan kejadian itu langsung berinisiatif untuk menolong. Namun, ia justru ikut terpeleset dan hanyut di sungai yang berkedalaman sekitar 4 meter tersebut.

Korban pertama atas nama Budi Santoso telah ditemukan pada Selasa, 9 Juni 2026 pukul 13.15 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Hari berikutnya, korban atas nama Muklisin juga akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia.

"Terima kasih atas usaha tim SAR gabungan sehingga korban lekas ditemukan. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk dapat lebih berhati-hati lagi bila melakukan aktivitas di perairan, utamakan keselamatan,” ujar Budiono.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....