Patroli Gabungan, Perhutani Purwodadi-TNI Antisipasi Penjarahan dan Karhutla
- 03 Jun 2026 09:38 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Grobogan – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi bersama Koramil Grobogan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian kayu ilegal dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) melalui penguatan koordinasi pengamanan kawasan hutan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus mengantisipasi berbagai pelanggaran yang berpotensi merusak kawasan hutan.
Koordinasi dilakukan jajaran Perhutani melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Linduk bersama Koramil Grobogan pada Selasa, 2 Juni 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan kawasan hutan.
Selain membangun komunikasi yang lebih intensif, kedua pihak juga menyamakan persepsi terkait langkah-langkah pengamanan yang akan dilakukan di lapangan. Fokus pengawasan diarahkan pada berbagai potensi gangguan keamanan hutan, mulai dari pencurian kayu, perambahan kawasan, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Koordinasi tersebut juga dimanfaatkan untuk memetakan kondisi keamanan di wilayah BKPH Linduk. Perhutani dan Koramil mulai menyusun strategi guna mendukung pelaksanaan pengamanan terpadu di kawasan hutan yang menjadi wilayah kerja mereka.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Linduk, M. Bagus Nurul Iman, mengatakan dukungan dari jajaran TNI memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. “Melalui koordinasi ini, kami berharap hubungan yang sudah baik dapat semakin ditingkatkan sehingga tercipta langkah-langkah pengamanan yang efektif dalam menjaga kelestarian hutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan," ujarnya.
Menurut Bagus, luasnya kawasan hutan yang harus diawasi menjadi tantangan tersendiri bagi Perhutani. Oleh karena itu, sinergi dengan aparat keamanan dinilai penting untuk memperkuat pengawasan dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum di kawasan hutan.
Melalui kerja sama tersebut, patroli gabungan di sejumlah titik rawan akan lebih diintensifkan. Langkah ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku pencurian kayu maupun pihak-pihak yang berupaya melakukan perambahan kawasan hutan.
Selain menjaga keamanan, patroli juga diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan dini dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalkan dampak kerusakan lingkungan.
Perhutani berharap kolaborasi dengan Koramil Grobogan dapat terus diperkuat sehingga upaya menjaga keamanan dan kelestarian hutan dapat berjalan lebih optimal. Dengan pengawasan yang semakin intensif, kawasan hutan di wilayah Grobogan diharapkan tetap terjaga dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....