Tahap Lelang, Jalan Randublatung-Cepu Rp5,2 Miliar Segera Diperbaiki
- 03 Jun 2026 00:07 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Jalan Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora segera diperbaiki setelah proyek penanganannya resmi memasuki tahapan lelang. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5,276 miliar untuk memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan berat tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan proses penanganan saat ini terus berjalan sesuai tahapan. Pihaknya akan mengevaluasi desain teknis agar panjang ruas jalan yang diperbaiki bisa ditambah.
Menurut Henggar, langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi agar penanganan infrastruktur dilakukan secara optimal. Dengan evaluasi desain, manfaat perbaikan diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dijelaskannya, komitmen perbaikan infrastruktur di Kabupaten Blora itu sebenarnya sudah dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, Pemprov Jateng telah menangani ruas Singget-Doplang-Cepu sepanjang 2,611 kilometer di wilayah Desa Petak, Desa Dinding, dan Desa Betekan dengan anggaran Rp19,92 miliar.
Secara keseluruhan, Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran Rp45,86 miliar untuk penanganan jalan provinsi di Kabupaten Blora selama periode 2025-2026. Anggaran tersebut digunakan untuk meningkatkan kondisi jalan provinsi sepanjang 101,5 kilometer.
Selain mengandalkan APBD Provinsi Jawa Tengah, pemerintah juga mengupayakan tambahan dukungan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan yang membutuhkan perbaikan lebih lanjut.
Henggar menyebutkan terdapat tiga ruas jalan di Kabupaten Blora yang telah diusulkan masuk program IJD. Salah satu usulan prioritas adalah percepatan penanganan ruas Singget-Doplang-Cepu yang membutuhkan dukungan pendanaan lebih besar.
"Dan ini telah kita usulkan ke Inpres Jalan Daerah. Jadi masuk ke IJD, mudah-mudahan semuanya dapat terlaksana dengan baik,” katanya, Selasa 2 Juni 2026.
Berdasarkan data Pemprov Jateng, pada 2026 telah diajukan bantuan pendanaan sebesar Rp46,6 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui program IJD. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Blora.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh jajarannya bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur. Menurutnya, berbagai masukan yang muncul di tengah masyarakat harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan publik.
Luthfi juga menegaskan bahwa setiap proyek perbaikan jalan harus dikerjakan secara profesional dan berkualitas. Ia tidak menginginkan penanganan yang bersifat sementara atau dilakukan tanpa standar teknis yang baik.
“Balai dan dinas harus memperhatikan ini. Begitu ada jalan berlubang dan sudah rusak berat, maka harus menjadi skala prioritas penanganannya,” lanjutnya.
Selain memperkuat pembiayaan daerah, Pemprov Jateng juga terus mengawal usulan bantuan dari pemerintah pusat dan DPR RI. Upaya tersebut dilakukan agar percepatan pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah dapat segera terealisasi.
Pemprov Jawa Tengah mengapresiasi berbagai kritik dan masukan masyarakat terkait kondisi jalan di daerahnya. Partisipasi publik dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....