Dharmasanti Waisak, Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Jadi Pelopor Perdamaian

  • 01 Jun 2026 05:56 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Dharmasanti Waisak 2570 BE
  • Taman Lumbini, Zona II Candi Borobudur,
  • Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka

RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang- Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka mengajak seluruh umat Buddha di Indonesia menjadi pelopor perdamaian dan memperkuat semangat toleransi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Dharmasanti Waisak 2570 BE di Taman Lumbini, Zona II Candi Borobudur, Minggu, 31 Mei 2026 malam.

“Saya mengajak seluruh umat Buddha di Indonesia untuk terus menjadi pelopor perdamaian dan memperkuat semangat toleransi. Selain itu, berkontribusi aktif menjaga persaudaraann lintas agama,” ujarnya.

Gibran mengatakan, nilai-nilai luhur Buddha seperti cinta kasih (welas asih), kasih sayang, karuna dan kebijasanaan sangat relevan menjawab berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Nilai-nilai tersebut sangat perlu diwariskan bagi anak cucu agar Indonesia semaking rukun dan adil.

Menurutnya, perayaan Waisak di Borobudur tersebut tidak hanya sebagai perayaan keagamaan. Akan tetapi, juga menjadi simbol kuat Indonesia adalah rumah bersama yang menjunjung tinggi perdamaian, menghargai keberagaman, serta mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.

Ia menambahkan, Indonesia sebagai bangsa yang besar membutuhkan persatuan, dan perdamaian yang menjadi salah satu modal kuat dalam pembangunan. Untuk itu, ia mengajak seluruh umat Buddha di Indonesia untuk terus menjadi pelopor perdamaian, memperkuat semangat toleransi, serta berkontribusi aktif dalam menjaga persaudaraan lintas agama.

Sementara itu, Menteri Agama RI Nazarudin Umar mengatakan, Kementerian Agama RI terus berupaya menggeser paradigma yang tidak lagi melihat urusan agama sebatas aspek formal-birokratis. Umat beragama juga harus terus ikut membangun fondasi kebudayaan dan peradaban bangsa.

“Berdasar data kuantiatif, indeks kerukunan umat beragama nasional berada di angka 76,0 persen. Angka ini merefleksikan secara makro,kohessi sosial dan toleransi umat beragama di Indonesia dalam kondisi sangat sehat,”kata Nazarudin.

Ia menambahkan, tema perayaan Waisak 2570 BE, yakni "Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan", sangat menyentuh urgensi kemanusiaan. Menurutnya, dharma menjadi sumber moral dan kebajikan. (wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....