Korban Banjir Grobogan Dapat Sapi Kurban 1,1 Ton dari Pemprov Jateng
- 28 Mei 2026 13:37 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Warga Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, yang belum lama ini terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang, mendapat bantuan sapi kurban seberat 1,1 ton dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bantuan itu disalurkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno, pada Rabu, 27 Mei 2026.
Tak hanya sapi kurban berukuran jumbo, Pemprov Jateng juga menyalurkan 100 paket sembako untuk membantu warga yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan menjadi penguat semangat masyarakat di tengah proses pemulihan pascabanjir.
Sumarno mengatakan, Desa Tinanding dipilih sebagai lokasi penyaluran bantuan tingkat provinsi setelah melalui proses asesmen bersama pemerintah daerah. Kondisi warga yang baru terdampak bencana menjadi pertimbangan utama dalam penentuan lokasi penerima bantuan.
“Setelah diasesmen teman-teman di Grobogan, akhirnya diputuskan di Desa Tinanding. Mudah-mudahan ini menjadi penghibur bagi saudara-saudara kita yang kemarin terdampak bencana,” ujar Sumarno.
Menurut dia, momentum Iduladha harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni keagamaan semata. Nilai pengorbanan dan kepedulian sosial, lanjutnya, perlu terus dihidupkan terutama bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.
“Hari Raya Iduladha maknanya adalah bagaimana kita mengambil ibrah tentang pengorbanan. Dalam kehidupan sehari-hari kita harus peduli terhadap sesama, dan itu bagian dari semangat berkorban,” katanya.
Takmir Masjid Roudlotul Jannah, Subakir, mengaku bersyukur desanya mendapat bantuan sapi kurban tersebut. Daging kurban rencananya akan dibagikan kepada 730 kepala keluarga di Desa Tinanding.
Ia berharap bantuan tersebut membawa keberkahan bagi warga sekaligus menjadi penghibur setelah musibah banjir melanda desa mereka. Di sisi lain, Subakir juga berharap pemerintah segera memperkuat tanggul agar bencana serupa tidak kembali terulang.
Sementara itu, Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Budi Astyantoro, memastikan pengawasan kesehatan hewan kurban dilakukan secara ketat selamaa Iduladha 2026. Pengawasan dilakukan mulai dari lapak penjualan hingga proses pemotongan hewan kurban.
Tahun ini, Jawa Tengah diperkirakan melakukan pemotongan sekitar 130 ribu ekor sapi, 130 ribu ekor domba, 300 ribu ekor kambing, dan 3 ribu ekor kerbau. Pemerintah provinsi bersama dinas kabupaten/kota juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak di wilayah perbatasan guna mencegah masuknya penyakit hewan.
“Kami melakukan pengecekan di lapak-lapak dan pedagang hewan kurban untuk memastikan hewan yang dijual sehat, aman, dan layak dipotong. Saat pemotongan nanti kami juga melakukan pendampingan agar daging yang dibagikan aman dikonsumsi masyarakat,” kata Budi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....