Tradisi Iduladha, Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal di Masjid Agung Kendal

  • 27 Mei 2026 11:36 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal — Tradisi khitan massal pada Hari Raya Iduladha di Masjid Agung Kendal kembali digelar tahun ini dengan diikuti 136 anak. Kegiatan yang telah berlangsung sejak sebelum Indonesia merdeka itu menjadi bagian dari tradisi keagamaan sekaligus sarana mendekatkan anak-anak dengan lingkungan masjid.

Khitan massal awalnya diperuntukkan bagi warga kurang mampu di sekitar Masjid Agung Kendal. Namun, seiring perkembangan waktu, kegiatan tersebut justru menjadi tren bagi anak-anak dengan harapan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap masjid sejak dini.

Anggota Takmir Masjid Agung Kendal sekaligus Koordinator Tim Medis, dr. Budi Mulyono, mengatakan peserta khitan massal mayoritas merupakan anak usia sekolah dasar. Bahkan, peserta termuda tahun ini tercatat berusia enam tahun.

“Kalau masalah umur anak dikhitan sebenarnya tidak ada ketentuan. Kebanyakan anak umur 10 sampai 12 tahun,” katanya.

Menurut dr. Budi, metode khitan yang digunakan bervariasi. Mulai dari cara manual hingga menggunakan laser.

Seluruh peserta juga akan mendapatkan pendampingan dan perawatan medis hingga masa pemulihan selesai. “Setelah khitan hari ini, hari Jumat kontrol lagi di masjid,” ujarnya.

Salah seorang orang tua peserta, Roni, mengaku putranya, Adnan, mengikuti khitan massal atas keinginan sendiri. Menurutnya, mengikuti khitan massal di Masjid Agung Kendal terasa lebih nyaman dan praktis karena dilakukan bersama banyak anak lainnya.

“Ikut khitan massal juga ramai. Banyak teman,” katanya.

Selain layanan khitan, peserta juga menerima seperangkat perlengkapan seperti baju, sarung, dan peci. Para peserta turut memperoleh uang saku yang berasal dari donatur sebagai bentuk dukungan dan kebahagiaan pada momentum Iduladha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....