MTQ Nasional Diprediksi Dongkrak Penumpang, Taj Yasin Gandeng Garuda Indonesia

  • 25 Mei 2026 21:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng maskapai penerbangan Garuda Indonesia untuk menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2026 yang diperkirakan bakal mendatangkan lonjakan ribuan tamu dari berbagai daerah. Kerja sama itu juga membuka peluang penambahan penerbangan menuju Jawa Tengah selama agenda nasional itu berlangsung.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan MTQ Nasional 2026 akan digelar pada 11–21 September mendatang. Event tingkat nasional tersebut diprediksi menghadirkan ribuan peserta, official, hingga tamu undangan dari seluruh Indonesia.

Menurut Taj Yasin, kesiapan akses transportasi menjadi salah satu aspek penting agar pelaksanaan MTQ berjalan lancar. “Kita coba belajar ke beberapa provinsi lain, biasanya memang ada penambahan flight di siang hari,” ujar Taj Yasin, pertemuan Pemprov Jawa Tengah bersama pihak maskapai Penerbangan Garuda Indoneaia di kantor Wakil Gubernur Jawa Tengah, Senin 25 Mei 2026.

Apalagi, pembukaan MTQ Nasional biasanya dihadiri kepala daerah hingga Presiden RI. Karena itu, kesiapan akses masuk dan keluar peserta maupun tamu VIP menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Pemprov Jawa Tengah berharap penyelenggaraan MTQ tidak hanya sukses secara acara, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ribuan peserta dan tamu diharapkan ikut menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, hingga UMKM lokal.

General Manager Garuda Indonesia Branch Semarang, Stanislaus Radityo Adi Putranto, menyatakan pihaknya siap mendukung penyelenggaraan MTQ Nasional 2026. Salah satu opsi yang disiapkan ialah penambahan penerbangan atau extra flight menuju Jawa Tengah.

“MTQ Nasional ini salah satu event besar yang selalu ramai di daerah manapun. Jawa Tengah tahun ini diamanahkan menjadi tuan rumah,” katanya.

Saat ini, Garuda Indonesia masih memetakan kebutuhan penerbangan dengan menghimpun data jumlah peserta, jadwal pembukaan dan penutupan, hingga lokasi kegiatan. Data tersebut akan menjadi dasar pengajuan dukungan penerbangan ke kantor pusat.

Selain mengoptimalkan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Garuda juga membuka opsi pemanfaatan Bandara Adi Soemarmo Solo sebagai pintu masuk dan keluar kontingen. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan penumpang selama MTQ berlangsung.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arif Djatmiko mengungkapkan antusiasme daerah peserta mulai terlihat. Setidaknya sudah ada sembilan daerah yang melakukan komunikasi dan mulai memesan hotel di Semarang menjelang pelaksanaan MTQ Nasional 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....