Hujan Deras Semalaman, Banjir Rendam Delapan Desa di Pati
- 25 Mei 2026 13:35 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Banjir Kembali Datang, Dipicu Hujan Deras
RRI.CO.ID, Pati — Curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati semalaman menyebabkan banjir meluas di sejumlah wilayah sejak Senin, 25 Mei 2026 dini hari. Sedikitnya delapan desa di tiga kecamatan terdampak, dengan ketinggian genangan mencapai satu meter di sejumlah titik.
Banjir merendam permukiman warga dan mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah akses transportasi antardesa hingga antar kecamatan juga terdampak akibat genangan air.
Warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Suroso mengatakan debit air terus meningkat setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Ketinggian air bervariasi dan sempat merendam rumah warga cukup parah.
“Banjirnya bertambah tinggi. Ketinggian variasi antara 50 cm sampai 1 meter,” ujar Suroso saat ditemui di sela membersihkan lumpur sisa banjir yang mulai surut.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetyo mengatakan banjir menerjang delapan desa di tiga kecamatan sejak sehari sebelumnya. Menurutnya, limpasan air berasal dari kawasan Pegunungan Kendeng dan kiriman air dari Gunung Muria.
Beberapa wilayah yang masih tergenang hingga siang hari di antaranya Desa Jontro, Ngurenrejo, dan Ngurensiti. Ketinggian genangan di wilayah tersebut mencapai sekitar 30 sentimeter.
“Arus lalu lintas di Jalan Raya Kecamatan Gabus menuju Kecamatan Tambakromo tersendat. Limpasan banjir menutup jalur penghubung antardesa sejak pagi,” kata Martinus.
BPBD Pati juga mencatat banjir sempat menghambat mobilitas warga di sejumlah lokasi. Kondisi cuaca ekstrem disebut menjadi tantangan tersendiri dalam pemetaan potensi bencana di daerah.
Martinus mengakui kondisi cuaca saat ini sulit diprediksi, meskipun sebelumnya BMKG memperkirakan wilayah Pati akan memasuki musim kering. Sebagai langkah darurat, BPBD menyalurkan makanan siap saji bagi warga yang sempat terisolasi akibat tingginya genangan banjir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....