PDAM Percepat Tangani Keluhan Masyarakat, Pascapipa Transmisi ASB Pecah

  • 24 Mei 2026 21:54 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pipa transmisi utama milik PT Air Semarang Barat (ASB) yang berlokasi di area Jembatan Tiga, Bambankerep, Semarang Barat pecah. Hal ini menyebabkan 40.000 pelanggan PDAM Tirta Moedal di wilayah Semarang Barat mengalami gangguan pasokan air bersih sejak Sabtu 23 Mei 2026.

Untuk meminimalisir dampak keluhan di masyarakat, PDAM Tirta Moedal langsung melakukan langkah kedaruratan (kontingensi). Plt. Direktur Teknik PDAM Tirta Moedal, Hariyadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan switching (pengalihan) jalur distribusi air.

"Pasokan air Semarang Barat dialihkan sementara dari TGM Gunungpati dan IPAM Kaligarang (mampu mengcover 30% pelanggan terdampak). 6 armada mobil tangki dikerahkan nonstop sejak Sabtu sore untuk menyuplai area terdampak secara bergantian," katanya dalam jumpa pers, Minggu 24 Mei 2026 di Kantor Air Semarang Barat.

Hariyadi juga memastikan kondisi air baku dinyatakan sangat aman serta melimpah dan kendala murni hanya pada jaringan pipa transmisi. Direktur Utama PT ASB, Yudi Nurpriantono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi di luar kendali tersebut.

"Kami mohon maaf atas terputusnya aliran yang memang tidak bisa kita hindari dan duga karena kondisi alam. Tanah di daerah Jembatan Tiga ini selalu bergerak, terutama akibat perubahan cuaca dan intensitas hujan. Pergerakan tanah inilah yang membuat pipa ikut bergeser hingga mencari titik terlemahnya," katanya.

Kerusakan kali ini, kata Yudi, meliputi pipa yang pecah, gangguan pada sambungan, hingga kebocoran komponen flange (piringan penyambung pipa).

Pihaknya menyebut, proses perbaikan memerlukan waktu karena terkendala medan yang sangat curam di bawah jembatan, sehingga ekskavator dan alat berat membutuhkan waktu ekstra untuk mencapai titik kerusakan.

Dikarenakan diameter pipa transmisi yang sangat besar, perbaikan tidak bisa dilakukan secara manual. Tim teknis saat ini tengah fokus melakukan perbaikan packing dan pengelasan, bukan penggantian pipa secara menyeluruh. Proses perbaikan ini ditargetkan selesai paling lambat pada Minggu 24 Mei 2026 pukul 00.00 WIB.

Adapun untuk jangka panjang, PT ASB berencana mendatangkan tenaga ahli dari Jakarta pada Senin 25 Mei 2026 untuk memeriksa bentangan pipa sepanjang 120 meter yang masuk dalam zona rawan tanah bergerak tersebut. Rekomendasi dari tenaga ahli ini nantinya akan menjadi dasar penguatan infrastruktur ke depan.

Sementara itu, Kepala Humas PDAM Tirta Moedal, Charisma Mayang Sari, mengungkapka, bantuan air bersih melalui mobil tangki diberikan secara gratis khusus bagi pelanggan yang terdampak. Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih darurat dapat menghubungi layanan pelanggan 24 jam melalui kontak WA/Call Center 08112680060 dan nomor bebas pulsa 08001503888.

"Karena jumlah pelanggan yang terdampak cukup besar, pengiriman air tangki akan dilakukan secara berurutan skala prioritas," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....