Wali Kota Bangga, Mars MTQ Nasional Lahir dari Kreativitas Guru di Semarang

  • 22 Mei 2026 05:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan kebanggaannya setelah mars Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 lahir dari kreativitas guru asal Kota Semarang. Guru Seni Musik SMP Nasima Semarang, Sri Husodo, berhasil meraih Juara I Lomba Cipta Lagu/Mars MTQ tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Agama RI.

Prestasi tersebut hadir menjelang Kota Semarang menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-31 pada September 2026 mendatang. Agustina menilai capaian tersebut menjadi penanda kuat bahwa penyelenggaraan MTQ Nasional tahun ini tidak hanya berlangsung di Semarang, tetapi juga membawa identitas kreatif kota setempat.

“Kita patut bersyukur, karena tuan rumahnya Kota Semarang, pemenangnya juga putra terbaik Kota Semarang. Ini semakin menegaskan bahwa MTQ Nasional ke-31 nanti benar-benar bernuansa Semarang, bukan hanya tempat penyelenggaraannya, tetapi juga ruh kreatif yang mengiringinya lahir dari kota ini,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.

Menurutnya, kemenangan tersebut membuktikan Kota Semarang memiliki sumber daya kreatif yang mampu melahirkan karya inspiratif hingga tingkat nasional. Hal itu sekaligus menjadi energi positif dalam menyambut pelaksanaan MTQ Nasional di Jawa Tengah.

Sementara, Sri Husodo yang akrab disapa Dodo mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia berharap mars ciptaannya dapat memberikan semangat bagi peserta MTQ Nasional dari berbagai daerah di Indonesia.

“Karya itu nantinya bermanfaat karena MTQ Nasional akan dilaksanakan di Kota Semarang September mendatang. Lagu itu Insyaallah akan digunakan untuk acara tersebut,” ujarnya.

Dodo menjelaskan, mars yang ia ciptakan mengusung semangat membangun generasi Qur’ani yang selaras dengan tema “Bersama dalam Harmoni, Rukun Menjaga Bumi”. Nilai-nilai Al-Qur’an, menurutnya, juga memiliki pesan penting dalam menjaga lingkungan dan kehidupan bersama.

“Spiritnya menyemangati generasi Qur’ani. Nilai-nilai Al-Qur’an sangat bermanfaat untuk menjaga lingkungan dan semesta raya, semua itu saya masukkan ke dalam marsnya,” jelasnya.

Ia berharap lagu tersebut mampu menginspirasi peserta MTQ untuk menebar kebaikan di tengah masyarakat. Selain menjadi bagian dari syiar Islam, mars tersebut diharapkan dapat membangkitkan semangat kebersamaan peserta dari seluruh Indonesia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad mengatakan, lomba cipta lagu tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas syiar Al-Qur’an melalui pendekatan seni yang inspiratif dan membangun kebersamaan. Menurutnya, kegiatan itu diharapkan melahirkan lebih banyak karya kreatif untuk mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan yang inklusif menjelang MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah.

“Kementerian Agama berharap, ke depan semakin banyak karya kreatif yang lahir dari masyarakat untuk mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan membangun. Lomba ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara dakwah dan kreativitas dalam menyongsong MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....