Walhi Sebut Kondisi Kerusakan Lingkungan di Jateng Kian Mengkhawatirkan

  • 21 Mei 2026 09:41 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia(Walhi) Jawa Tengah menyoroti kondisi kerusakan lingkungan di wilayah Jawa Tengah yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Kerusakan tersebut terjadi secara berantai, mulai dari kawasan pegunungan hingga wilayah pesisir pantai.

Deputi Walhi Jawa Tengah, Nur Colis, mengatakan kerusakan di wilayah hulu dipicu oleh eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan, seperti pengambilan air tanah dan penggundulan hutan. Dampaknya kemudian menjalar ke wilayah tengah melalui sedimentasi serta maraknya aktivitas pertambangan galian C.

“Di kawasan pesisir kondisinya jauh lebih parah. Banjir rob, abrasi, dan erosi terus terjadi, bahkan ada sejumlah wilayah yang kini sudah tenggelam,” kata Colis saat diwawancarai RRI Semarang, Kamis, 21 Mei 2026.

Menurutnya, kawasan pesisir seperti Demak, Pekalongan, dan Semarang menjadi daerah yang paling terdampak krisis lingkungan. Sejumlah kampung dan desa di wilayah tersebut bahkan harus direlokasi akibat genangan rob permanen.

Colis menjelaskan, kondisi itu merupakan akumulasi dari berkurangnya daerah resapan air di kawasan hulu akibat alih fungsi lahan. Situasi diperburuk oleh penurunan muka tanah, kenaikan permukaan air laut, serta rusaknya kawasan mangrove yang selama ini menjadi pelindung alami pesisir.

Dampak kerusakan lingkungan juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Warga yang masih bertahan di kawasan pesisir harus terus meninggikan lantai rumah mereka agar tidak terendam air rob.

“Kalau kita lihat rumah-rumah warga di pesisir, pintunya sekarang tinggal setengah karena lantai rumah terus ditinggikan. Kalau tidak diuruk, rumah mereka akan terus terendam,” katanya.

Walhi Jateng mendesak pemerintah segera mengambil langkah adaptasi yang konkret. Mulai dari relokasi warga hingga pembangunan infrastruktur pelindung pantai seperti tanggul dan tetrapod guna mengurangi dampak rob.

Selain itu, Walhi juga mengajak masyarakat lebih aktif memantau dan melaporkan kerusakan lingkungan di wilayah masing-masing. Pemerintah pun diminta lebih tegas dalam menegakkan regulasi lingkungan demi menjaga keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....