Pemkab Purworejo Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Iduladha 2026
- 20 Mei 2026 11:31 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian(DKPP) meningkatkan intensitas pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha 1447 H/2026 M. Langkah ini difokuskan untuk mencegah masuknya penyakit hewan menular dari luar wilayah Purworejo.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Purworejo, drh Sri Widarti, menyatakan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di pasar hewan dan titik-titik pengepul. "Kami melaksanakan pemeriksaan di beberapa pasar seperti Batoh, Kemiri, Pituruh, dan Winong, juga di beberapa lokasi pengepul," katanya, Rabu, 20 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pengawasan diperketat terutama untuk hewan kurban yang akan dilalulintaskan ke luar daerah. "Setiap hewan wajib melalui pemeriksaan kesehatan sebelum mendapatkan surat keterangan kesehatan hewan," ujarnya.
Untuk mengantisipasi potensi penularan penyakit dari luar kota, DKPP Purworejo menjalankan program vaksinasi secara aktif. Selain itu, disinfektan juga didistribusikan kepada pedagang di lapak dan pasar hewan.
"Kalau hewan dari luar daerah, kami antisipasi dengan pemeriksaan kesehatan hewan di lapak ataupun pasar hewan. Kami juga memberikan disinfektan kepada penjual untuk menjaga penularan penyakit dan virus lainnya," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan hingga saat ini, status kesehatan hewan ternak di Purworejo dinyatakan aman dari penyakit hewan menular strategis. DKPP memastikan seluruh petugas kesehatan hewan diterjunkan di lapangan selama masa penjualan hewan kurban.
Sri Widarti mengimbau masyarakat agar selektif dalam memilih hewan kurban. Kriteria yang harus dipenuhi meliputi hewan yang sehat secara fisik, telah cukup umur, dan bebas dari gejala penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku.
"Masyarakat kami imbau untuk memilih hewan yang sehat, cukup umur, dan memperhatikan penyakit hewan seperti PMK. Periksakan hewan kepada petugas kami yang bertugas di lapangan," ucapnya.
DKPP juga menekankan pentingnya kepatuhan pelaku usaha terhadap standar biosekuriti. "Kami berharap para pelaku usaha mentaati peraturan yang sudah ada dan menjaga higienis sanitasi dari lingkungan maupun ternak dan kandangnya supaya terhindar dari penyakit," katanya.
Ia menegaskan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan kegiatan rutin tahunan DKPP Purworejo. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan hewan dan melindungi masyarakat dari potensi zoonosis jelang Hari Raya Kurban.(Ags)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....