Penyampaian Aspirasi Ojol di Gubernuran, Warga Diminta Hindari Jalur Pahlawan

  • 20 Mei 2026 09:58 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Warga Kota Semarang diimbau menghindari jalur Jalan Pahlawan dan sekitarnya menyusul aksi penyampaian aspirasi komunitas ojek online (ojol) di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 20 Mei 2026. Polda Jawa Tengah memperkirakan kegiatan tersebut akan diikuti ribuan peserta dan berpotensi memicu kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol.

Aksi tersebut dilakukan oleh komunitas transportasi online yang tergabung dalam Forum Diskusi Transportasi Online Indonesia (FDTOI). Kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB sebagai bagian dari gerakan serentak nasional bertajuk “16 Titik Daerah, Satu Suara Satu Perjuangan, Kebangkitan Transportasi Online Indonesia.”

Berdasarkan data yang dihimpun, massa aksi diperkirakan berkumpul dan bergerak secara konvoi dari kawasan Wonderia menuju Jalan Dr. Soetomo, Jalan Pandanaran, dan Simpang Lima. Konvoi akan berakhir di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan.

Dalam aksi tersebut, komunitas ojol membawa sejumlah tuntutan. Aspirasi yang disampaikan meliputi kenaikan tarif layanan penumpang roda dua, regulasi layanan makanan dan barang, tarif bersih angkutan sewa khusus roda empat, pembentukan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia, hingga penghapusan opsen pajak.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto mengatakan, penyampaian informasi kepada masyarakat dilakukan sebagai bentuk transparansi sekaligus upaya antisipasi terhadap potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Warga diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami menyampaikan kepada masyarakat bahwa pada 20 Mei 2026 akan ada kegiatan penyampaian aspirasi oleh komunitas transportasi online di Kota Semarang. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan mengikuti informasi resmi dari kepolisian,” ujarnya.

Polda Jawa Tengah, lanjut Artanto, telah menyiapkan pola pelayanan dan pengamanan secara maksimal untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib. “Kami telah menyiapkan pola pelayanan aksi unras secara humanis serta rekayasa lalu lintas pada sejumlah titik untuk meminimalisir gangguan terhadap aktivitas masyarakat,” katanya.

Masyarakat pengguna jalan diimbau menyesuaikan rute perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan di kawasan Jalan Pahlawan, Pandanaran, Simpang Lima, hingga sekitarnya. “Kami mengajak masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....