Handi Siap Komandoi Jajaran Birokrasi di Lingkungan Pemkot Semarang
- 18 Mei 2026 23:21 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Handi Priyanto resmi dilantik Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang definitif, Senin 18 Mei 2026. Handi Priyanto, menegaskan kesiapannya untuk mengomandoi jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.
Ia mengaku berkomitmen untuk menerjemahkan visi-misi kepala daerah khususnya dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menangkap peluang investasi yang masuk. "Tugas Sekda itu sebagai konduktor untuk mengorkestrasi OPD, bagaimana menjabarkan dan menjalankan secara efektif dan efisien visi-misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang tertuang dalam RPJMD," katanya usai dilantik.
Menurut dia, pemahaman mendalam terkait visi-misi Wali Kota Agustina Wilujeng dan Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin telah ia tuangkan sejak dalam tahapan seleksi makalah lalu. Menanggapi instruksi khusus dari Wali Kota terkait optimalisasi sektor pendapatan, Handi memaparkan bahwa tantangan fiskal saat ini dihadapi oleh hampir seluruh wilayah di Indonesia.
Pihaknya menuturkan, adanya tren penurunan Transfer Ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam mencari alternatif pendanaan. Strategi peningkatan fiskal daerah tidak boleh mengorbankan kesejahteraan warga.
"Dengan penurunan TKD itu, masing-masing daerah diminta kreatif bagaimana meningkatkan PAD di tengah kondisi tersebut, tetapi garis bawahnya adalah tanpa membebani masyarakat. Artinya, tidak ada skema kenaikan pajak, tetapi PAD yang harus naik," katanya.
Saat ditanya mengenai alasannya mengikuti seleksi terbuka di Kota Semarang, Handi menjelaskan, statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) menuntut kesiapan untuk mengabdi di mana saja sebagai pemersatu bangsa.
Kesempatan seleksi terbuka yang berlaku secara nasional ini ia manfaatkan setelah melihat potensi luar biasa yang dimiliki Kota Semarang yang menurut pandangannya memiliki keunggulan geografis sangat unik. Hal itu jika dibandingkan dengan kota-kota metropolitan lain di pulau Jawa seperti Surabaya maupun Bandung.
"Semarang ini Kota Metropolis. Hal menarik di Semarang yang tidak dimiliki Bandung adalah Semarang punya gunung, punya laut, dan segala macam potensi. Di Google pun saya lihat banyak sekali investasi yang masuk. Tentu bagi dunia private (swasta), ada hal menarik yang membuat mereka berbondong-bondong datang ke Semarang dan bukan ke daerah lain," katanya.
Terkait tantangan alam seperti bencana banjir yang sempat melanda Kota Semarang beberapa waktu lalu, ia memilih untuk tidak berkomentar terlalu jauh secara teknis di hari pertamanya menjabat. Meski demikian, dirinya memastikan birokrasi akan bergerak tegak lurus mengamankan program penanganan yang dicanangkan pimpinan daerah.
"Saya belum bisa bicara detail teknis tentang itu. Tapi apa pun yang diprogramkan oleh Ibu Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota, kita akan jalankan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....