Hilirisasi Inovasi Sains Dukung Program MBG Berkelanjutan di Semarang

  • 18 Mei 2026 17:08 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dalam kegiatan FGD Hilirisasi Inovasi Sains untuk Program Makan Bergizi Gratis Berkelanjutan yang digelar di Griya Persada Convention Hotel & Resort Bandungan, Semarang, Jumat 15 Mei 2026.

Dalam kesempatannya tersebut, PLT Deputi Direktorat Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional, Gunalan menegaskan program MBG bukan sekadar bantuan makanan. Namun, program itu investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Indonesia yang unggul.

“MBG bukan sekadar program bantuan makanan, melainkan investasi jangka panjang negara untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing global,” ujar Gunalan.

Ia menjelaskan, bonus demografi 2045 hanya dapat dimanfaatkan secara optimal apabila persoalan stunting, malnutrisi, dan ketimpangan akses pangan mampu ditangani sejak dini. Secara nasional, program MBG telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat yang dihasilkan lebih dari puluhan ribu dapur MBG atau yang biasa disebut dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut dia, program strategis nasional ini tentunya akan melibatkan UMKM, koperasi, dan BUMDes serta diproyeksikan mampu menciptakan lebih jutaan lapangan kerja baru. Badan Gizi Nasional saat ini tengah melakukan penyisiran ulang data penerima manfaat di sejumlah provinsi untuk memastikan ketepatan sasaran program.

Selain itu, kelompok 3B menjadi prioritas dengan pelaksanaan program enam hari dalam seminggu guna mempercepat penurunan angka stunting nasional. Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan dunia akademik dalam mendukung keberlanjutan program MBG.

Kedepan, Badan Gizi Nasional akan menggelar berbagai kegiatan lanjutan seperti diskusi kampus, kajian akademik, hingga Training of Trainers (ToT) bagi mahasiswa yang akan melaksanakan KKN. “Kegiatan ini tidak hanya melibatkan perguruan tinggi negeri, tetapi juga perguruan tinggi swasta agar kolaborasi dalam mendukung Program MBG semakin luas,” tambahnya.

Kegiatan FGD yang digelar di Bandungan Semarang tersebut diharapkan mampu menghasilkan kontribusi nyata melalui hilirisasi inovasi sains serta memperkuat sinergi seluruh stakeholder dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan di seluruh Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....