KAI Wisata Gandeng Komunitas Cat Lovers, Kucing Lawang Sewu Dipastikan Terawat
- 18 Mei 2026 09:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — Pengelola Lawang Sewu, PT Kereta Api Pariwisata atau KAI Wisata, menegaskan komitmennya menjaga keberadaan kucing-kucing yang selama ini menjadi bagian dari daya tarik kawasan heritage tersebut. Komitmen itu disampaikan dalam pertemuan hangat antara manajemen Lawang Sewu dengan komunitas pecinta kucing (cat lovers) Kota Semarang, Minggu, 17 Mei 2026.
Pertemuan berlangsung terbuka dan menghasilkan kesepahaman untuk bersama-sama menjaga kesejahteraan kucing di kawasan wisata sejarah tersebut. Manager of Asset Operation KAI Wisata, Moedji Setiono mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi perhatian komunitas cat lovers terhadap keberadaan kucing di Lawang Sewu.
“Kucing-kucing di Lawang Sewu bukan hanya penghuni, tetapi telah menjadi bagian dari identitas dan pesona kawasan ini. Kami akan terus memastikan kesejahteraan mereka tetap terjaga,” ujar Moedji.
Ia juga meluruskan informasi yang sempat beredar terkait isu pembuangan kucing dari kawasan Lawang Sewu. Menurutnya, manajemen tidak pernah mengeluarkan ultimatum untuk membuang kucing maupun melakukan pemecatan petugas terkait isu tersebut.
Moedji menegaskan, keberadaan kucing justru menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Hal itu menghadirkan suasana hangat dan humanis di Lawang Sewu sebagai kawasan heritage.
Melalui pertemuan tersebut, manajemen Lawang Sewu dan komunitas cat lovers sepakat membangun sinergi positif. Tujuannya agar kucing-kucing di kawasan tersebut tetap sehat, nyaman, dan terawat tanpa mengganggu pelestarian bangunan bersejarah.
Sebagai bentuk tindak lanjut, kedua pihak berencana menggelar sejumlah kegiatan kolaboratif seperti edukasi perawatan kucing hingga kontes kucing. Kegiatan itu diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan hewan serta pentingnya pengendalian populasi kucing secara bertanggung jawab.
Melalui semangat “More Experience, Elevating Every Journey”, KAI Wisata berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi contoh penyelesaian isu kesejahteraan hewan di ruang publik melalui dialog dan kerja sama yang positif. “Kami akan terus membuka ruang komunikasi dengan komunitas dan masyarakat luas untuk menciptakan kawasan yang ramah hewan, nyaman bagi pengunjung, sekaligus tetap menjaga nilai sejarah Lawang Sewu,” kata Moedji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....