30 Finalis Bagus Roro Purworejo 2026 Ikuti Pembekalan Calon Duta Wisata

  • 15 Mei 2026 19:34 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Karantina 30 finalis Bagus Roro Purworejo 2026 tak berhenti pada pelatihan di ruang kelas. Namun seluruh finalis dibawa langsung menyusuri sejumlah destinasi wisata dan pusat edukasi di Kabupaten Purworejo melalui kegiatan city tour, pada Jumat, 15 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembekalan intensif yang telah berjalan sejak 13 Mei. Tujuannya jelas: membentuk calon duta wisata yang memahami potensi daerah, peka terhadap lingkungan, dan mampu mengemasnya menjadi narasi promosi yang kreatif.

Rombongan yang terdiri dari 15 finalis Bagus dan 15 finalis Roro memulai kunjungan di Curug Si Klotok, Desa Wisata Kaligono. Di lokasi berkonsep ekowisata tersebut mereka tidak sekadar menikmati pemandangan.

Finalis terlibat dalam aksi tanam pohon bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo serta pemerintah Desa Kaligono. Kepala Dinporapar Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, mengatakan city tour dirancang agar finalis mendapatkan pengalaman langsung di lapangan.

“Para finalis sejak 13 Mei menjalani karantina dan pelatihan tentang kepariwisataan serta berbagai wawasan lainnya. Hari ini kami mengajak mereka mengenal langsung destinasi wisata di Purworejo melalui kegiatan city tour,” ujarnya.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Demaji Eco Park, salah satu destinasi wisata yang tengah berkembang di wilayah Kaligono. Bangun menilai Demaji Eco Park memiliki potensi besar menjadi destinasi favorit masyarakat. Fasilitasnya memadukan wisata buatan dengan nuansa alam yang masih asri.

“Tempat ini cocok untuk semua kalangan, mulai anak-anak, remaja, hingga keluarga. Daya tariknya cukup lengkap, ada permainan anak, kolam renang, flying fox, outbound, hingga amphitheater yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk pertunjukan seni maupun musik,” jelasnya.

Menurut Bangun, city tour bukan sekadar kunjungan wisata. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran agar para calon duta wisata mampu melihat potensi daerah secara utuh dan mempromosikannya secara positif.

Sementara itu, Afril, finalis Roro asal Kutoarjo, mengaku antusias mengikuti seluruh rangkaian. Ia bahkan menjajal flying fox untuk pertama kali di Demaji Eco Park. “Seru sekali. Tempatnya luas, pemandangannya indah dan udaranya sejuk. Ini pengalaman pertama saya mencoba flying fox,” katanya.

Agenda karantina Bagus Roro Purworejo 2026 masih akan berlanjut dengan malam unjuk bakat bertema industri kreatif dan batik Purworejo di Art Center. Puncaknya, grand final akan digelar pada 16 Mei 2026 malam.(Ags)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....