Niat Lihat Sunrise di Muria, Pendaki Ini Terperosok ke Jurang 100 Meter
- 15 Mei 2026 13:14 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus – Niat menikmati panorama matahari terbit di puncak Gunung Muria justru berujung petaka bagi Jonathan (20), warga Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Ia terperosok ke jurang sedalam sekitar 100 meter saat mendaki menuju puncak Argopiloso, Kamis, 14 Mei 2026 dini hari.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Jatmiko mengatakan, peristiwa itu bermula ketika Jonathan bersama dua rekannya berangkat dari rumah sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka berangkat menggunakan dua sepeda motor menuju kawasan pendakian Muria.
Sekitar pukul 03.30 WIB, ketiganya tiba di kawasan Rejenu dan melanjutkan perjalanan mendaki ke puncak Argopiloso. Dua rekan Jonathan yakni Akbar Fachri Fachruddin (17), warga Desa Ngembalkulon, Kecamatan Jati dan Zaki (20), warga Desa Temulus, Kecamatan Mejobo.
“Tujuan mereka ke puncak Argopiloso untuk melihat sunrise. Saat berada di jalur tanjakan di atas Pos 4, korban mengalami kelelahan. Karena kurang konsentrasi, korban terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 100 meter,” kata Eko Hari Jatmiko, Kamis, 14 Mei 2026.
Meski terjatuh ke dasar jurang, Jonathan masih sempat merespons panggilan kedua temannya. Mengetahui korban masih sadar, Akbar turun ke basecamp untuk meminta bantuan, sementara Zaki tetap berada di lokasi guna menunggui korban.
Laporan kejadian kemudian diteruskan kepada Pemerintah Desa Japan dan BPBD Kudus. Tim gabungan relawan dan petugas penyelamat pun diterjunkan untuk melakukan evakuasi di medan yang cukup terjal.
Setelah proses pencarian dan penyelamatan berlangsung berjam-jam, Jonathan akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB dalam kondisi selamat. Namun, korban mengalami patah tulang pada kaki akibat terjatuh dari jalur pendakian.
“Korban berhasil dievakuasi dan tiba di basecamp sekitar pukul 18.00 WIB. Selanjutnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Eko.
Dalam proses evakuasi, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Basarnas Posair Jepara, Satgas BPBD Kudus, Destana Japan, TNI/Polri, Puskesmas Rejosari, MDMC Kudus, SAR LPBI NU, serta Mapala. Selain itu, evakuasi juga dibantu oleh warga sekitar. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....