Pemprov Jateng Buka 5.004 Kursi Sekolah Gratis Siswa Miskin di 139 Sekolah Swasta

  • 13 Mei 2026 13:28 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperluas akses pendidikan gratis bagi murid dari keluarga kurang mampu melalui Program Sekolah Kemitraan. Sebanyak 5.004 kursi disiapkan di 139 SMA dan SMK swasta yang bekerja sama dengan Pemprov Jateng tanpa pungutan biaya bagi peserta didik.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sunarto mengatakan, program tersebut menjadi jalur afirmasi bagi calon murid dari keluarga kurang mampu. Sasaran program ini diperuntukkan bagi siswa kategori Desil 1 hingga Desil 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Kita ada 139 sekolah tingkat SMA dan SMK yang melaksanakan program tersebut. Ini program afirmasi yang diperuntukkan untuk calon murid yang berasal dari keluarga kurang mampu kategori Desil 1 sampai dengan Desil 4 pada DTSEN,” ujar Sunarto, Selasa 12 Mei 2026.

Ia menegaskan, seluruh biaya pendidikan peserta program ditanggung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sehingga sekolah dilarang menarik pungutan apa pun. Bahkan, Pemprov Jateng mengalokasikan bantuan sebesar Rp2 juta per siswa setiap tahun untuk mendukung program tersebut.

Program Sekolah Kemitraan diharapkan menjadi solusi bagi calon murid yang belum tertampung di sekolah negeri namun memiliki keterbatasan ekonomi. Melalui pola kerja sama dengan sekolah swasta, akses pendidikan menengah tetap terbuka tanpa membebani biaya keluarga.

Selain itu, Pemprov Jateng juga masih membuka pendaftaran untuk sekolah vokasi berasrama guna mencetak lulusan berdaya saing tinggi. Saat ini tersedia tiga SMK boarding di Semarang, Pati, dan Purbalingga, serta 15 SMK semi boarding yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah.

“Kita ada 18 sekolah baik SMK boarding dan semi boarding. Kuota 759 kursi,” kata Sunarto.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersiap membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 dengan total daya tampung mencapai 231.399 kursi. Jumlah tersebut setara 40,77 persen dari perkiraan lulusan SMP/sederajat tahun ini yang mencapai 567.500 murid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....