Dinas Kesehatan Kudus Gelar Pelatihan Pangan Siap Saji
- 12 Mei 2026 16:09 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus belum lama ini melaksanakan kegiatan pelatihan keamanan pangan siap saji. Ini terkait higiene sanitasi dengan peserta sebagian adalah pelaku usaha depot air minum.
Subkoordinator Surveilens dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Aniq Fuad mengatakan, para pengusaha depot air minum ini harus memiliki Sertifikat Laik Hiegine Sanitasi (SLHS). Untuk ditingkat puskesmas dalam melakukan pemantauan di depot air minum dengan program Inspeksi Kesehatan Lingkungan Depot Air Minum.
Mereka, kata Aniq, disarankan untuk memiliki SLHS untuk menunjukkan kualitas air pada depot mereka. Hanya saja untuk pengujian higienitas kualitas air pada pengusaha depot air minum, biaya dibebankan kepada mereka.
"Ini yang menjadi kendala karena biayanya yang dianggap mereka agak mahal. Selain itu kesadaran mereka untuk membiayai itu juga agak kurang,” kata Aniq. Terkait sampel di depot air minum yang diambil untuk di uji higienitasnya dalam satu bulan belum pasti berapa kalinya.
Dalam sampel ini biaya dibebankan kepada para pengusaha depot air minum. Untuk uji sampel air depot terdiri dari tiga yakni microbiologi, kimia dan fisika.
“Nah yang biasanya dilakukan pemeriksaan kan terkait e – colinya. Dan biasanya yang mengambil sampel itu dari sanitarian puskesmas. Dengan biaya sesuai perda antara Rp100 ribu – Rp120-an ribu per sampel,” tandas Aniq.
Sementara hingga kini Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus masih mendata jumlah depot air minum seluruhnya. Termasuk tengah dilakukan pendataan jumlah depot air minum yang tutup. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....