Jalan Yos Sudarso Licin Akibat Ceceran Tanah, Pemkot Semarang Langsung Bertindak
- 12 Mei 2026 14:07 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Kota(Pemkot) Semarang bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait ceceran tanah di Jalan Arteri Yos Sudarso, tepatnya di depan akses masuk PT Cipta, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara. Ceceran tanah tersebut menyebabkan jalan licin sehingga membahayakan pengguna jalan.
Atas arahan langsung Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng, penanganan terpadu lintas organisasi perangkat daerah(OPD) langsung dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga. Langkah cepat tersebut diawali dengan koordinasi intensif bersama OPD terkait pada Senin 11 Mei 2026, sebagai bentuk respons sigap Pemerintah Kota Semarang terhadap kondisi di lapangan.
Keesokan harinya, Selasa, 12 Mei 2026, penanganan langsung dieksekusi melalui kolaborasi lintas OPD. Kecamatan Semarang Utara melakukan penanganan bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.
Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, mengatakan, penanganan dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari pengaturan lalu lintas, pengerukan material tanah, hingga pembersihan jalan agar kembali aman dilalui masyarakat.
“Atas instruksi Ibu Wali Kota, kami langsung bergerak bersama OPD terkait. Dinas Perhubungan melakukan pengaturan lalu lintas, Dinas PU melakukan pengerukan dan pembersihan ceceran tanah, kemudian dilanjutkan pembilasan dan penyemprotan oleh Dinas Pemadam Kebakaran agar kondisi jalan benar-benar bersih dan aman,” ujarnya.
Menurut Siwi, percepatan penanganan menjadi prioritas karena Jalan Arteri Yos Sudarso merupakan salah satu jalur padat kendaraan dengan mobilitas tinggi. Oleh karena itu, petugas juga diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama proses pembersihan berlangsung.
Pemkot Semarang juga menyiapkan langkah antisipatif agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. Dinas Perhubungan akan memasang rambu peringatan jalan licin dan pita kejut di sekitar lokasi guna meningkatkan kewaspadaan pengendara.
Di sisi lain, koordinasi juga dilakukan dengan pihak PT Cipta untuk melakukan pembenahan akses keluar-masuk kendaraan angkutan agar material tanah tidak kembali terbawa ke badan jalan. DPU turut menyiapkan saluran sederhana untuk mengurangi potensi genangan air di kawasan tersebut.
“Kami meminta pihak PT Cipta melakukan perawatan akses keluar masuk kendaraan truk agar tidak lagi menimbulkan ceceran tanah di jalan utama. Selain itu, juga dibuat saluran agar air yang menggenang dapat langsung mengalir ke drainase di sepanjang Jalan Arteri Yos Sudarso,” kata Siwi.
Ia menegaskan, pola kerja cepat dan kolaboratif menjadi komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menjawab aduan masyarakat secara responsif. “Ini bentuk keseriusan Pemkot Semarang dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....