Dirlantas Polda Jateng Apresiasi Kontes Batu Nusantara, Ajang Pemersatu Kolektor
- 11 Mei 2026 08:09 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Brigjen Pol M Pratama Adhyasastra, mengapresiasi penyelenggaraan Kontes dan Pameran Batu Nusantara, Pirus, dan Permata di Kota Semarang. Ia berharap ajang yang mempertemukan para kolektor dan perajin dari berbagai penjuru tanah air ini dapat menjadi agenda rutin tahunan di ibu kota Jawa Tengah tersebut.
Brigjen Pol M Pratama Adhyasastra menilai kegiatan ini memiliki dampak positif yang signifikan, terutama dalam menggairahkan kembali sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri perbatuan Gemstone di wilayah Jawa Tengah. Menurutnya, potensi ekonomi dari kekayaan alam ini sangat besar jika dikelola dengan wadah yang tepat.
Hal diungkapkannya saat mengunjungi Kontes dan Pameran Batu Nusantara, Pirus dan Permata di Gedung Rimba Graha pada 9 Mei 2026. Dalam kunjungan itu, ia melihat kontes batu mulai dari batu bacan, pirus, batu motif gambar, batu garut dan sejumlah batu lainnya.
''Kami senang, animo peserta dan masyarakat cukup banyak. Event ini sangat bagus, sehingga kalau bisa digelar setiap tahun di Semarang. Event ini bisa menjadi ajang pemersatu warga terutama antarpedagang dari seluruh Indonesia. Selain itu juga menghidupkan perekonomian khususnya UMKM. Kami mengapresiasi panitia yang telah bekerja keras sehingga agenda kontes sukses,'' katanya dalam rilis Senin 11 Mei 2026.
Menurutnya, Indonesia sangat kaya akan sumber alam berupa batu mulia yang kualitasnya sangat bagus. Ada Batu Garut, Batu Bacan, Batu Fokay, Batu Cempaka, Batu Anggur, Batu Kinyang, Batu Chalcedony dan batu yang lainnya.
''Batu Nusantara itu pernah sangat diminati masyarakat, karena warnanya, kualitas batunya, dan keunikannya. Masih banyak jenis batu yang sampai sekarang masih diminati masyarakat seperti Batu Nogosuwi, Ati Ayam, Tapak Jalak, Garut, Kalimaya, Pandan dan Bacan. Intinya, batu nusantara itu sangat bagus,'' ungkapnya.
Seusai keliling melihat dari dekat stand batu, Brigjen Pol Pratama menyerahkan sepeda motor kepada Ketua Panitia, Sofani untuk hadiah bagi juara umum. Sementara itu, dukungan dana juga datang dari Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, SS, MM sebesar Rp 2 juta dan Universitas Semarang (USM) Rp 1,5 juta serta dari beberapa stakeholder
Ketua Panitia Kontes, Sofani mengatakan, tujuan kegiatan untuk melestarikan pusaka budaya Indonesia, batu akik nusantara, batu permata, pirus dan benda antik nusantara. Selain itu juga meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif bagi para pelaku usaha di bidang ini.
”Dari segi edukasi, kami ingin meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat, terutama generasi muda, mengenai sejarah, filosofi, dan seni di balik benda-benda pusaka. Sedangkan dari segi ekonomi, kami mendorong transaksi dan memperluas jaringan pasar bagi para pedagang UMKM, pengrajin, dan kolektor,'' katanya.
Ketua Paguyuban Batu Akik, Permata, Pusaka, Antikan dan Seni Kota Semarang, Ahmad Muhaimin mengatakan, pihaknya mengapresiasi panitia karena kegiatan berjalan sukses. Dia menyatakan siap jika Kota Semarang dipercaya kembali menggelar event nasional tersebut.
”Kami berterima kasih Bapak Dirlantas Polda Jateng Brigjen Pol Pratama yang telah mendukung penuh event ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta kontes yang telah hadir meramaikan kegiatan ini. Kami juga berterima kasih kepada Ibu Wali Kota Semarang, USM dan Untag dan pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan Kontes dan Pameran Batu Nusantara ini,'' tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....