Efisiensi Energi, Pemkab Batang Wacanakan Penggunaan Mobil Listrik
- 08 Mei 2026 08:36 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mewacanakan penggantian mobil dinas konvensional ke mobil listrik bagi jajaran kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah tersebut dipertimbangkan sebagai upaya efisiensi energi dan penghematan anggaran operasional pemerintahan.
Sebagai langkah awal, Penjabat Sekda Sri Purwaningsih bersama jajaran Sekretariat Daerah, melakukan ujicoba mobil listrik dengan mengelilingi kompleks Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Jumat, 8 Mei 2026. Ia merasa lebih nyaman setelah mengendarai mobil listrik, karena selain hemat energi, juga tak mendengar suara bising.
"Ya nyaman sih, namanya juga mobil listrik, tanpa suara. Pemda mewacanakan untuk menggunakan mobil listrik, apalagi setelah kita ketahui harga BBM terus merangkak naik, itu pun sudah sesuai dengan arahan pemerintah pusat, " katanya.
Berdasarkan kebutuhan, Pemkab Batang memerlukan 54 unit mobil listrik, yang diperuntukkan bagi jajaran kepala OPD termasuk para camat. "Itu pun harus laporan dulu ke Pak Bupati, untuk menghitung berapa anggarannya," ujarnya.
Secara sudut pandang efisiensi anggaran, tentu mobil listrik lebih ekonomis, karena tidak memerlukan perawatan yang besar. "Mobil listrik cuma butuh dicas saja beberapa waktu, tidak perlu ganti oli ke bengkel dan sebagainya," ucapnya.
Ia memastikan wacana ini harus sesuai arahan dan petunjuk Bupati. Sebab, perlu kajian mendalam untuk besaran anggaran yang dibutuhkan.
Sementara, Pengelola Jasa Sewa Mobil Listrik Vinfast, Maria menerangkan, secara anggaran mobil listrik lebih efisien karena seluruh biaya sewa sudah termasuk di dalamnya. Sangat berbeda jauh dengan mobil konvensional yang seringkali terjadi perbedaan anggaran di awal maupun di akhir tahun yang tidak dapat diprediksi.
"Beda kalau pakai mobil listrik, mau dipakai ke mana pun, perjalanan dinas ke mana pun tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan lainnya. Biaya sewanya cukup antara Rp14,5 juta hingga Rp25 juta per bulannya," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....