Genangan di Simpang Lima, DPRD Minta Pemkot Semarang Benahi Drainase

  • 06 Mei 2026 15:53 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — DPRD Kota Semarang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang segera membenahi sistem drainase menyusul genangan air yang terjadi di kawasan Simpang Lima dalam beberapa hari terakhir. Genangan tersebut dinilai tidak hanya disebabkan curah hujan tinggi, tetapi juga adanya sumbatan pada saluran air.

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, mengatakan aliran air dari kawasan atas seperti Candi dan Sultan Agung seharusnya dapat mengalir menuju Simpang Lima. Namun, adanya hambatan pada saluran membuat air meluap ke jalan.

“Air seharusnya mengalir melalui saluran, tetapi karena ada sumbatan, akhirnya meluap ke jalan dan menggenangi kawasan Simpang Lima,” katanya, Rabu, 6 Mei 2026.

Menurut pria yang akrab disapa Pilus itu, kondisi tersebut menyebabkan air tidak tertampung dengan baik. Akibatnya, genangan sempat mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan event Semarang Night Carnival saat peringatan HUT ke-479 Kota Semarang beberapa hari lalu.

Ia menilai langkah evaluasi yang disampaikan Pemkot perlu ditindaklanjuti secara konkret. Salah satunya melalui pembenahan total saluran drainase di kawasan Simpang Lima.

Pilus juga mengingatkan perbaikan drainase berpotensi berdampak pada aktivitas lalu lintas dalam waktu dekat. Namun, langkah tersebut dinilai penting untuk mengatasi persoalan genangan secara menyeluruh.

“Dalam waktu dekat mungkin pengguna jalan akan terganggu karena akan ada perbaikan saluran menuju Simpang Lima. Ini bagian dari upaya mencari solusi,” ucapnya.

Ia turut mengkritisi metode pengecekan saluran yang selama ini digunakan. Menurutnya, pengecekan dengan metode uji aliran menggunakan bola belum tentu mampu mendeteksi sumbatan secara menyeluruh.

“Kalau hanya pakai bola, belum tentu sumbatan terdeteksi. Bisa saja ada celah kecil yang membuat bola tetap lewat, padahal di dalamnya ada hambatan,” katanya.

Oleh karena itu, DPRD mendorong langkah yang lebih komprehensif untuk mengetahui kondisi drainase sebenarnya. Salah satunya dengan pembongkaran saluran secara terukur di titik yang dicurigai bermasalah.

“Kalau perlu dibongkar, tapi tentu tidak asal bongkar. Harus tepat sasaran agar ditemukan titik persoalan yang sebenarnya,” ujarnya.

DPRD berharap pembenahan drainase dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi genangan di kawasan Simpang Lima. Dengan demikian, aktivitas masyarakat dan kegiatan besar di pusat kota tidak lagi terganggu saat hujan deras terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....