Sepekan Dibuka, Stasiun Comal Diserbu Penumpang, Semarang Jadi Tujuan Primadona

  • 05 Mei 2026 19:30 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Sepekan Dibuka, Stasiun Comal Diserbu Penumpang, Semarang Jadi Tujuan Primadona
  • Operasional Stasiun Comal

RRI.CO.ID, Pekalongan - Kebijakan membuka layanan naik dan turun penumpang di Stasiun Comal langsung berbuah respons tinggi. Baru sepekan beroperasi sejak 27 April 2026, stasiun ini sudah melayani 1.472 penumpang angka yang menunjukkan kebutuhan riil masyarakat terhadap akses transportasi kereta api di wilayah tersebut.

Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat, dari total tersebut, sebanyak 796 penumpang berangkat dan 676 penumpang turun di Comal hingga 5 Mei 2026 pukul 09.00 WIB. Lonjakan ini tak sekadar angka, tetapi sinyal kuat bahwa reaktivasi layanan di stasiun ini bukan kebijakan coba-coba.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, Selasa 5 Mei 2026 menegaskan, tingginya animo masyarakat menjadi indikator keberhasilan awal layanan tersebut. “Dalam sepekan pertama operasional, kami mencatat 796 penumpang naik. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi,” ujarnya.

Puncak pergerakan terjadi pada Minggu, 3 Mei 2026, saat 260 penumpang memanfaatkan layanan bertepatan dengan momentum libur panjang Hari Buruh Internasional. Fakta ini memperlihatkan bahwa faktor momentum libur masih menjadi pendorong utama mobilitas warga.

Tiga kereta api menjadi tulang punggung layanan di Stasiun Comal, yakni KA Joglosemarkerto, KA Kaligung, dan KA Kamandaka. Dari ketiganya, KA Joglosemarkerto mencatat 272 penumpang naik dan 216 turun, KA Kaligung 260 naik dan 321 turun, serta KA Kamandaka 264 naik dan 139 turun.

Menariknya, arus perjalanan menunjukkan pola yang cukup jelas, Semarang menjadi magnet utama. Stasiun tujuan Stasiun Semarang Poncol mendominasi dengan 544 penumpang. Sementara tujuan lain seperti Stasiun Purwokerto (43 penumpang), Stasiun Tegal (36 penumpang), Stasiun Yogyakarta (31 penumpang), hingga Stasiun Solo Balapan (26 penumpang) masih terpaut jauh.

Dominasi Semarang mengindikasikan kuatnya hubungan ekonomi dan mobilitas harian antara wilayah Pemalang dan ibu kota Jawa Tengah tersebut baik untuk bekerja, pendidikan, maupun urusan bisnis.

KAI Daop 4 Semarang pun optimistis tren ini akan terus meningkat seiring tumbuhnya kepercayaan publik terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu. Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan dengan baik serta memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk kemudahan pemesanan tiket.

Lebih dari sekadar angka penumpang, geliat di Stasiun Comal membuka harapan baru konektivitas yang lebih hidup dan denyut ekonomi lokal yang ikut bergerak di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....