Polisi Selidiki Dugaan Pemicu Kebakaran Metro Sports Center Semarang

  • 05 Mei 2026 16:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran hebat yang melanda Metro Sports Center di Jalan MT Haryono 1.014 Kota Semarang. Insiden pada Senin, 4 Mei 2026 malam itu mengakibatkan lima orang terluka dan sempat menimbulkan kepanikan di dalam gedung.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Heri Wahyudi mengatakan peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Api dengan cepat membesar di dalam gedung yang digunakan untuk berbagai aktivitas.

Menurut Heri, sumber api diduga berasal dari salah satu ruangan di lantai dasar yang digunakan sebagai tempat ibadah. Dugaan tersebut mengarah pada aktivitas perbaikan perangkat elektronik di lokasi tersebut.

“Api pertama kali terlihat dari ruangan tempat dilakukan perbaikan perangkat videotron. Dari keterangan saksi, aktivitas tersebut memicu ledakan yang kemudian menyulut kobaran api,” ujar Heri, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia menjelaskan, akibat kejadian itu lima orang menjadi korban dengan luka bakar dan gangguan pernapasan. Para korban saat ini menjalani perawatan di RS Samsoe Hidayat.

Salah satu korban merupakan teknisi yang berada paling dekat dengan sumber ledakan sehingga mengalami luka bakar serius. Selain itu, dua perempuan di lantai atas sempat terjebak asap tebal sebelum berhasil menyelamatkan diri ke balkon.

“Dua korban mengalami sesak napas karena terpapar asap saat berada di lantai tiga. Beruntung dapat segera dievakuasi dan langsung mendapatkan penanganan medis,” jelas Heri.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.10 WIB setelah delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Proses pemadaman juga dibantu dua truk tangki air dari Dinas Perumahan dan Permukiman.

Proses pemadaman berlangsung intens mengingat kondisi gedung yang tertutup dan dipenuhi material mudah terbakar. Setelah api padam, aparat kepolisian langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Selatan, Sucipto, menyampaikan, upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) tidak berhasil. Bahkan, terjadi tiga kali ledakan yang memperparah kondisi kebakaran.

Ia menegaskan, penyelidikan masih terus dilakukan dengan melibatkan Tim Inafis dan Laboratorium Forensik Polrestabes Semarang. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan awal mengarah pada aktivitas perbaikan perangkat elektronik, namun kepastian penyebab akan menunggu hasil pemeriksaan forensik,” ujar Kapolsek.

Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait dalam penanganan korban dan pendataan kerugian materiil. Hingga kini, nilai kerugian masih dalam proses perhitungan.

Situasi di lokasi kejadian saat ini telah kondusif meski penyelidikan masih berlangsung. Polisi mengimbau masyarakat dan pengelola gedung meningkatkan standar keselamatan, terutama dalam penggunaan instalasi listrik dan pekerjaan teknis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....