Walubi Pastikan Puluhan Ribu Umat Buddha Bakal Hadiri Waisak di Candi Borobudur

  • 05 Mei 2026 14:13 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Tri Suci Waisak
  • Candi Borobudur
  • Penerbangan Lampion Waisak

RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang — Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) memastikan puluhan ribu umat Buddha akan menghadiri Perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026. Kegiatan ini akan berlangsung di Candi Borobudur pada 31 Mei 2026 mendatang.

Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, Tanto Soegito Harsono, menyebut jumlah peserta yang mendaftar mencapai lebih dari 22 ribu umat. Angka tersebut diperkirakan masih bertambah dengan kehadiran umat yang tidak melakukan pendaftaran.

“Perkiraan 22 ribu lebih umat akan mengikuti Perayaan Tri Suci Waisak di Candi Borobudur 31 Mei mendatang. Selain itu, banyak umat yang tidak mendaftar tetap hadir di Candi Borobudur,” ujarnya, Selasa, 5 Mei 2026.

Tanto menjelaskan, jumlah umat yang mengikuti ritual di Zona I dibatasi sekitar 8.000 hingga 8.500 orang. Sementara itu, umat lainnya akan melaksanakan sembahyang di Zona II kawasan Candi Borobudur.

Ia menambahkan, perayaan Waisak juga akan diikuti umat Buddha dari berbagai negara. Di antaranya berasal dari Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Selain umat, sejumlah jurnalis mancanegara juga akan meliput kegiatan ini. Media dari Jepang, Prancis, Tiongkok, Turki, Inggris, Amerika Serikat, Italia, Rusia, hingga BBC Indonesia telah mendaftar.

Rangkaian kegiatan Waisak telah dimulai sejak awal Mei melalui kegiatan karya bakti di taman makam pahlawan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh umat Buddha di berbagai daerah sebagai bentuk penghormatan.

Selanjutnya, panitia akan menggelar bakti sosial pengobatan gratis pada 23–24 Mei di kawasan Borobudur. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Waisak tahun 2026.

Agenda berikutnya adalah pengambilan api abadi di Mrapen, Kabupaten Grobogan, pada 29 Mei. Selain itu, pengambilan air suci dilakukan di Umbul Jumprit, Kabupaten Temanggung, pada 30 Mei.

Api dan air suci tersebut kemudian disemayamkan di Candi Mendut. Selanjutnya, keduanya akan digunakan dalam prosesi puncak Waisak.

Puncak perayaan akan diawali dengan kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur. Prosesi ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 WIB.

Detik-detik Waisak akan diperingati pada pukul 15.44.44 WIB. Malam harinya dilanjutkan dengan Dharmasanti dan penerbangan lampion pada pukul 22.00 WIB.

Sementara itu, Ketua PHRI Kabupaten Magelang, Usep Syarifudin, menyebut tingkat hunian hotel telah penuh dan pemesanan dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan Waisak. “Lonjakan permintaan kamar hotel dan penginapan tidak semata dipicu rangkaian ritual keagamaan, tetapi oleh acara pelepasan lampion di kawasan Candi Borobudur,” katanya.

Ia menambahkan, puncak pemesanan terjadi pada malam 30 hingga 31 Mei, bertepatan dengan agenda penerbangan lampion yang menjadi daya tarik utama. Ia berharap Perayaan Waisak di Borobudur diharapkan berjalan lancar dan khidmat, serta memberi dampak positif bagi pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....